Beranda Crystal Palace Bertahan Melawan Rasisme, Wilfried Zaha Idolakan 2 Pemain Ini

Bertahan Melawan Rasisme, Wilfried Zaha Idolakan 2 Pemain Ini

0
Bertahan Melawan Rasisme, Wilfried Zaha Idolakan 2 Pemain Ini

Wilfried Zaha mengaku dirinya mengidolakan dua pemain yang sama-sama pernah bermain di Premier League yaitu Paul Ince dan John Barnes sebagai figur dalam melawan rasisme.

Kedua pemain tersebut merupakan segelintir pemain berkulit gelap yang tampil di Premier League beberapa tahun lalu. Paul Ince sempat berseragam Manchester United dan John Barnes yang pernah memperkuat Liverpool.

Bertahan Melawan Rasisme, Wilfried Zaha Idolakan 2 Pemain Ini

Berkat kedua pemain tersebut, Wilfried Zaha yakin akan jalannya menjadi seorang pemain sepakbola profesional. Sebab saat itu rasisme yang ada di stadion lebih terasa dalam suatu perbandingan ketimbang sekarang, akan tetapi dua pemain itu tetap membuktikan diri dengan kemampuannya masing-masing.

“Paul Ince dan John Barnes sama-sama bermain di klub besar dan tentunya mereka mendapatkan sorotan dari beberapa kalangan. Sehingga saya dapat membayangkan rasisme dan pelecehan yang mereka terima saat itu,” ungkap Wilfried Zaha dikutip dari Goal.

Bertahan Melawan Rasisme, Wilfried Zaha Idolakan 2 Pemain Ini

“Orang-orang itu bersembunyi dibalik sepakbola untuk melecehkan Anda, kemudian mereka langsung mengintimidasi para pemain dari warna kulit. Kita patut berterima kasih kepada mereka, saat ini kita dapat melaporkan hal tersebut dan mereka akan menerima akibatnya,”

“Meskipun memang harus diakui untuk melewati masa-masa sulit itu tentu tidak semudah yang dibayangkan. Kami harus berterima kasih kepada pemain-pemain itu, mereka tetap bertahan dan membukakan jalan bagi para pemain berkulit gelap untuk bisa melewatinya.” tutup Wilfried Zaha.

Hampir semua kompetisi di sepakbola Eropa saat ini mengharamkan rasisme dalam hal apapun kepada orang lain. Bahkan Premier League menjadi salah satu kompetisi sepakbola yang keras dalam menggaungkan anti-rasisme lewat programnya yakni #NoRoomForRacism dalam beberapa musim terakhir.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
%d blogger menyukai ini: