Presiden UEFA, Aleksander Ceferin telah mengundang Christian Eriksen dan enam orang tim medis yang merawatnya untuk menghadiri partai final EURO 2020 pada Senin (12/7) mendatang.

Christian Eriksen sempat pingsan di pinggir lapangan dalam pertandingan perdana Denmark di EURO 2020 ini ketika menghadapi Finlandia. Pemain Inter Milan itu harus ditarik keluar dan dibawa ke rumah sakit karena mengalami masalah pada jantungnya.

Hal tersebut menarik banyak perhatian dan juga ucapan doa yang disampaikan untuk kesembuhan Christian Eriksen. Sekarang pemain tersebut sudah keluar dari rumah sakit dan terus menjalani pemulihan agar dirinya bisa beraktivitas seperti biasa.

Insiden itu membuat presiden UEFA, Aleksander Ceferin ingin mengundang Christian Eriksen di pertandingan final EURO 2020 sebagai bentuk dukungan dan juga penghormatan terhadap pemain tersebut. Selain itu, enam tim medis yang melakukan penanganan cepat untuk menolongnya ketika pingsan di pinggir lapangan juga diundang oleh Aleksander Ceferin sebagai bentuk terima kasih.

Salah satu tim medis yang membantu penanganan Christian Eriksen, Peder Esgaard telah memberitahukan undangan tersebut beberapa waktu lalu. Padahal sejauh ini UEFA baru mengundang Christian Eriksen dan pasangannya untuk hadir di laga final EURO 2020 melalui perwakilannya.

“Anda juga pasti akan sangat menantikan undangan tersebut seperti anak-anak pada malam Natal. Ini adalah perasaan yang luar biasa, sebab Anda tentu akan terkejut ketika menerima undangan itu,” ucap Peder Esgaard kepada Fagbladet.

“Saya tidak pernah berpikir kesempatan ini akan datang. Ini benar-benar sebuah kejutan.”.

Christian Eriksen dan pasangannya beserta enam orang tim medis tersebut berkesempatan untuk melihat Denmark melaju ke final EURO 2020. Denmark sendiri terakhir kali melaju ke final EURO adalah pada tahun 1992 silam dan berhasil menjadi juara kompetisi tersebut setelah menang 2-0 atas Jerman.

Sebelum itu, Denmark harus berjuang semaksimal mungkin untuk memenangkan pertandingan semifinal kontra Inggris pada Kamis (8/7) dini hari nanti. Setelah itu, mereka akan bertemu dengan pemenang dalam pertandingan antara Italia dan Spanyol.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.