Tuchel Komentari Klaim Neymar yang Jadi Korban Rasisme

Pelatih Paris Saint-Germain Thomas Tuchel menekankan tidak ada tempat untuk rasisme dalam sepak bola. Tetapi ia mengatakan tidak mendengar komentar rasial yang ditujukan kepada Neymar.

0
27
neymar
82

Pelatih Paris Saint-Germain Thomas Tuchel menekankan tidak ada tempat untuk rasisme dalam sepak bola. Tetapi ia mengatakan tidak mendengar komentar rasial yang ditujukan kepada Neymar.

Superstar Brasil Neymar adalah satu dari lima pemain yang diusir keluar lapangan di tengah pertengkaran buruk di akhir Classique hari Minggu, yang dimenangkan Marseille 1-0 di Parc des Princes.

Pemeriksaan VAR menunjukkan Neymar memukul bagian belakang kepala Alvaro dan dia kemudian memposting di Twitter untuk mengatakan satu-satunya penyesalannya adalah tidak memukul wajah lawannya karena dia menjadi sasaran penghinaan rasial.

Alvaro membantah klaim tersebut dengan postingannya sendiri di media sosial dan Tuchel ditanyai tentang insiden tersebut pada konferensi pers pasca pertandingan.

“Apa yang saya dengar? Dia (Neymar) mengatakan kepada saya bahwa itu adalah penghinaan rasial, tapi saya tidak mendengar apa pun di lapangan,” kata Tuchel.

Ketika mengetahui postingan media sosial Neymar, Tuchel menjawab: “Saya pikir semua orang memiliki pendapat yang sama bahwa rasisme ada di semua masyarakat, dalam olahraga atau dalam kehidupan kita. Itu jelas. Tapi saya tidak mendengarnya hari ini, begitu juga wasit, jadi saya tidak bisa menjawab pertanyaan ini.”

Bos Marseille Andre Villas-Boas sebelumnya mengatakan bahwa dia juga tidak mengetahui insiden itu, sementara juga berbicara tentang klaim Alvaro bahwa dia diludahi oleh Angel Di Maria dari PSG.

“Saya tidak tahu. Saya harap tidak, tidak ada tempat untuk rasisme dalam sepak bola,” kata Villas-Boas dalam wawancara dengan Telefoot.

“Ini kesalahan yang serius jika terjadi, tetapi menurut saya tidak. Sebelumnya, kami mengalami situasi dengan ludah dari Di Maria. Ini adalah hal-hal yang harus dihindari dalam dunia sepak bola. Saya harap itu tidak akan menjadi titik hitam dalam penampilan bersejarah ini,” ujarnya.

PSG telah memulai musim Ligue 1 mereka dengan kekalahan beruntun 1-0, dengan musim domestik mereka ditunda karena perjalanan mereka ke final Liga Champions.

PSG gagal untuk meraih kemenangan di Liga Champions karena mengalami kekalahan di tangan Bayern Munich, dan musim ini mereka akan kembali berusaha untuk menjadi yang terbaik di Eropa.

BACA JUGA:

PSG vs Marseille (0-1), Hujan Kartu Mewarnai Le Classique

Ancelotti Tegaskan Tak Khawatir James Rodriguez Lemah Secara Fisik

Frank Lampard Mengungkap Kesuksesan Transfer Chelsea

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.