Tottenham Kalah, Mourinho: Kami Menekan Dengan Malas

Jose Mourinho mengeluh bahwa tekanan Tottenham terkesan malas melawan Everton setelah mereka menderita kekalahan kandang 1-0 di pertandingan pembuka Liga Premier mereka.

0
35
tottenham hotspur
82

Jose Mourinho mengeluh bahwa tekanan Tottenham terkesan malas melawan Everton setelah mereka menderita kekalahan kandang 1-0 di pertandingan pembuka Liga Premier mereka.

Dominic Calvert-Lewin mendapatkan satu-satunya gol dalam pertandingan di Tottenham Hotspur Stadium tersebut pada hari Minggu saat Spurs kesulitan dalam pertandingan pertama mereka di musim baru.

Ada sedikit peluang di sisi lain setelah sepasang penyelamatan Jordan Pickford di babak pertama, dan Mourinho merasa Tottenham membuat terlalu mudah bagi lawan mereka untuk mendapatkan kemenangan.

“Sejujurnya, saya pikir kesulitan dimulai dari cara kami menekan atau, menurut saya, dengan cara kami tidak menekan,” katanya kepada Sky Sports.

“Tekanan kami sangat, sangat buruk. Saya akan mengatakan itu adalah tekanan yang malas. Dan ketika Anda memiliki tekanan yang malas, Anda tidak menekan, Anda membiarkan lawan membangun dari belakang dan mereka memiliki pemain dengan kualitas luar biasa. Ketika Anda membiarkan mereka bermain dari belakang, mereka merasa nyaman untuk menguasai bola,” ujar manajer Tottenham itu.

Mourinho menegaskan bahwa dia tidak menyebut para pemainnya sendiri “malas”, dengan menambahkan: “Tekanan malas di depan. Itulah yang saya katakan. Itu menciptakan situasi yang tidak seimbang bagi anggota tim lainnya.”

Dele Alli diganti pada jeda pertandingan, keputusan yang dijelaskan Mourinho adalah keputusan taktis.

“Mereka bermain hanya dengan satu poros. Allan berada di posisi itu, dan Andre Gomes dan Abdoulaye Doucoure menekan tinggi. Ada banyak ruang di balik tekanan ini, banyak ruang untuk bermain di area di sana. Saya membutuhkan dinamika lain di sana, yang juga tidak bisa kami dapatkan di babak kedua,” tambah manajer tersebut.

Namun, Mourinho tidak senang dengan wasit dalam proses terjadinya gol Calvert-Lewin karena tendangan bebas Lucas Digne diambil dari posisi berbeda ke tempat pelanggaran diberikan.

“Itu bukan alasan untuk hasil, itu bukan alasan untuk kalah, itu bukan alasan untuk tidak tampil bagus. Tapi dengan begitu banyak wasit di lapangan dan bahkan di garis, melihat mereka melakukan tendangan bebas dengan posisi yang berbeda, saya merasa luar biasa. Sebelum gol, saya sudah mengatakan itu kepada wasit. Perbedaan lima meter pada situasi crossing membuat perbedaan besar,” tambahnya.

BACA JUGA:

Lampard Bantah Kritikan Klopp Soal Pengeluaran Transfer Chelsea

Tuchel Komentari Klaim Neymar yang Jadi Korban Rasisme

Crystal Palace Menjadi yang Terdepan untuk Mendatangkan Said Benrahma

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.