Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate tidak ingin menengok rekor kelam negaranya saat berhadapan dengan Jerman di kompetisi internasional dalam lima dekade terakhir.

Timnas Inggris bakal melawan laga sulit karena harus bertemu dengan Jerman di babak 16 besar EURO 2020 pada Rabu (29/7) malam. Sebelum pertandingan itu bergulir, Timnas Inggris dihantui oleh satu rekor buruk yang terus dialami oleh mereka ketika berhadapan dengan Jerman.

Rekor kelam tersebut adalah Timnas Inggris tidak pernah menang atas Jerman di fase gugur kompetisi internasional sejak Piala Dunia 1966 silam. Dua tim tersebut saling bertemu di fase gugur EURO dan Piala Dunia sebanyak empat kali yaitu di Piala Dunia 1970, 1990, 2010 dan EURO 1996.

Gareth Southgate yang pernah gagal melakukan tendangan penalti di EURO 1996 mengaku tidak ingin timnya melihat sejarah kelam The Three Lions ketika berhadapan dengan Jerman. Karena menurutnya sejarah tersebut sudah tidak relevan lagi bagi para pemain yang kini memperkuat Timnas Inggris.

“Saya tidak perlu mempedulikan hal itu. Sebab sejarah kelam tersebut sudah tidak relevan dengan para pemain Inggris saat ini,” ucap Gareth Southgate kepada ITV.

“Kami memiliki pemain-pemain kelahiran tahun 2000, itu membuat kedua tim sama-sama memiliki ketakutannya tersendiri. Namun ini adalah realita yang harus dihadapi oleh tim,”

“Tidak ada konsekuensi yang diterima oleh mereka terhadap apa yang sudah kami lakukan dulu. Seperti halnya Peter Bonetti di tahun 1970, lalu di tahun 1990 dan juga seterusnya,”

“Para pemain tentu memperhatikan hal tersebut dan mempelajarinya, namun bukan itu yang kami ingin coba bahas dengan mereka. Sekarang kami ingin membuat sejarah baru, tim ini sudah memperlihatkan beberapa pertunjukan dalam beberapa tahun terakhir,”

“Mereka harus membuat cerita baru sendiri dengan fokus dalam pertandingan nanti. Ini adalah kesempatan untuk semua pemain Inggris,”

“Kami hanya mampu memenangkan satu pertandingan fase gugur di EURO. Mereka punya kesempatan besar untuk melakukan itu dan membuat sejarah baru sejak tahun 1996 silam.” tutup Gareth Southgate.

Untuk memutus dan mematahkan rekor buruk tersebut, Timnas Inggris harus mempertajam lini depan mereka agar dapat menjebol gawang Jerman. Sebab mereka hanya mampu mencetak dua gol di fase grup, walaupun pada akhirnya menjadi juara Grup D.

Jerman sendiri baru saja lolos dari grup neraka dengan menjadi runner-up Grup F dengan total empat poin dari satu kemenangan serta satu hasil imbang. Tim asuhan Joachim Loew itu juga tercatat telah kebobolan enam gol dalam tiga pertandingan, hal ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh Timnas Inggris untuk mencuri gol.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.