Alasan optimisme untuk tim Gareth Southgate

Inggris akan berusaha untuk memulai kampanye Euro 2020 mereka dengan awal terbaik dengan kemenangan atas Kroasia di Stadion Wembley pada Minggu malam ini.

Saat The Three Lions menghadapi negara yang menyingkirkan mereka di semifinal Piala Dunia di Rusia tiga tahun lalu, kami melihat alasan mengapa Gareth Southgate akan merasa bahwa pasukannya sekarang lebih kuat daripada tahun 2018.

Melimpahnya Kreativitas

Perjalanan Inggris yang mengesankan ke semifinal di Rusia menutupi fakta bahwa tim tersebut memiliki kekurangan kreatif yang jelas sepanjang turnamen.

Gol dari bola mati sangat penting dalam kemenangan kunci penyisihan grup atas Tunisia dan Swedia, dengan Inggris kemudian menang di babak 16 besar melawan Kolombia setelah adu penalti sebelum tim itu gagal melawan jenius Luka Modric di semi final.

Namun, kali ini adalah cerita yang berbeda. Phil Foden, Mason Mount dan Jack Grealish adalah tiga pemain paling kreatif di turnamen tersebut dan akan berusaha memainkan peran penting di Kejuaraan Eropa.

Pasukan yang lebih dalam

Inggris melawan Kroasia di Moskow tiga tahun lalu dengan pemain seperti Eric Dier, Fabian Delph dan Danny Welbeck di bangku cadangan.

Maju cepat tiga tahun dan opsi Inggris dari bangku cadangan telah ditingkatkan secara signifikan, dengan pemain seperti Ben White, Bukayo Saka dan Jadon Sancho siap untuk disimpan sebagai cadangan di Wembley.

Kedalaman skuad yang meningkat ini akan memberi Southgate kesempatan untuk mengubah permainan dalam sekejap dan menjaga tim tetap segar, jika Inggris maju ke tahap akhir kompetisi.

Pasukan penuh pengalaman

Salah satu alasan mengapa Inggris tidak tampil maksimal di Rusia adalah karena tim tersebut tidak memiliki pengalaman yang diperlukan untuk menavigasi pertandingan-pertandingan penting dan mengangkat trofi.

Skuad Inggris ini tidak kekurangan dalam hal ini, karena Jordan Henderson telah mengangkat Liga Champions dan Liga Premier di tahun-tahun sejak itu, belum lagi enam anggota skuad lainnya yang tampil di final Liga Champions antara Chelsea dan Manchester City.

Pengalaman ini akan sangat penting karena Inggris ingin menjadikannya musim panas yang tak terlupakan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.