Legenda AC Milan, Paolo Maldini berharap timnya bisa mengungguli tim-tim lain di Serie A yang berganti pelatih pada musim 2021/22 mendatang. Sebab AC Milan menjadi salah satu tim yang tidak mengganti pelatihnya di Serie A sejauh ini.

Serie A 2020/21 lalu menghadirkan sangat banyak kejutan, mulai dari keberhasilan Inter Milan memenangkan Scudetto sampai Juventus yang nyaris gagal finish di empat besar klasemen akhir. Setelah musim 2020/21 berlalu, sejumlah tim di Serie A pun melakukan perubahan besar-besaran untuk menghadapi musim 2021/22.

Salah satu perubahan adalah dengan mengganti pelatih yang dinilai gagal memenuhi target klub musim lalu. Namun pada akhir musim 2020/21 lalu terjadi hal menarik, sebab lima klub besar Serie A secara berbarengan mengganti pelatih mereka pada musim ini.

Juventus menunjuk Massimiliano Allegri sebagai pengganti Andrea Pirlo setelah tim tersebut gagal mempertahankan gelar Scudetto dan nyaris gagal tampil di Champions League musim depan. Napoli memecat Gennaro Gattuso karena musim lalu mereka hanya finish di urutan kelima pada klasemen akhir.

AS Roma yang ditinggal Paulo Fonseca karena kontraknya berakhir kini sudah menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih baru. Inter Milan yang berhasil menjadi juara Serie A musim lalu pun terpaksa harus melepas Antonio Conte akibat mengalami krisis finansial dan menunjuk Simone Inzaghi sebagai penggantinya.

Melihat fenomena tersebut, Paolo Maldini selaku bagian dari jajaran manajemen di AC Milan berharap timnya bisa lebih kompak ketimbang tim lain yang berganti pelatih tersebut. Ia merasa timnya lebih stabil karena semua pemain sudah mengenal Stefano Pioli sebagai pelatih dengan baik karena pemain-pemain tersebut sudah bekerja sama dengannya musim lalu.

“Kami saat ini dalam kondisi yang stabil, baik di tim utama maupun dalam pengembangan pemain. Punya banyak pemain muda, tujuan kami adalah meningkatkan kinerja secara keseluruhan agar tercipta stabilitas dalam tim,” ucap Paolo Maldini kepada Milan TV.

“Stabilitas itu akan menjadi keunggulan bagi kami jika dibandingkan dengan tim lain yang saat ini banyak melakukan perubahan. Kami berada di kompetisi yang kompetitif [Serie A], namun emosi yang tercipta di Champions League merupakan suatu hal lain,”

“Kami juga berharap bisa sesegera mungkin untuk tampil di hadapan penggemar sebanyak mungkin, karena mereka sangat luar biasa dan membuat kami semangat. Kehadiran mereka di stadion secara langsung memberikan motivasi yang berbeda kepada para pemain.”.

AC Milan memiliki target untuk kembali mengakhiri musim 2021/22 dengan finish di tiga besar Serie A supaya mereka bisa tampil di Champions League pada musim berikutnya. Untuk di Champions League, mereka berharap bisa lolos dari fase grup dan melaju sejauh mungkin setelah lima tahun lebih absen di kompetisi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.