Manajemen PSS Sleman telah menggelar pertemuan dengan Seto Nurdiyantoro untuk membahas kelanjutan kebersamaan kedua pihak. Hanya, pertemuan itu masih belum membuahkan kesepakatan.

Seto Nurdiyantoro, yang belum lama ini melaksanakan ibadah umrah, bertemu manajemen klub pada Sabtu (11/1/2020). Seto mengungkap belum ada kesepakatan apa pun, dan menyerahkan keputusan kepada manajemen PSS Sleman. Manajemen PSS Sleman telah menggelar pertemuan dengan Seto Nurdiyantoro untuk membahas kelanjutan kebersamaan kedua pihak. Hanya, pertemuan itu masih belum membuahkan kesepakatan.

Seto Nurdiyantoro, yang belum lama ini melaksanakan ibadah umrah, bertemu manajemen klub pada Sabtu (11/1/2020). Seto mengungkap belum ada kesepakatan apa pun, dan menyerahkan keputusan kepada manajemen PSS Sleman.
Manajemen PSS Sleman telah menggelar pertemuan dengan Seto Nurdiyantoro untuk membahas kelanjutan kebersamaan kedua pihak. Hanya, pertemuan itu masih belum membuahkan kesepakatan.

Seto Nurdiyantoro, yang belum lama ini melaksanakan ibadah umrah, bertemu manajemen klub pada Sabtu (11/1/2020). Seto mengungkap belum ada kesepakatan apa pun, dan menyerahkan keputusan kepada manajemen PSS Sleman.

Ia memang tidak memberikan garansi bisa bertahan di PSS, terutama lantaran beberapa syarat yang diajukannya, yang belum juga dipenuhi, di antaranya mempertahankan pemain sesuai rekomendasinya dan pembentukan manajemen yang terstruktur.

“Kemarin sudah ada pertemuan, dan memang ada negosiasi. Tapi, sekarang saya ibaratkan bola ada di tangan manajemen,” ungkap Seto, Minggu (12/1/2020).

“Intinya, saya menyampaikan evaluasi hasil musim lalu. Ada sejumlah hal yang perlu perbaikan di tim ini. Seperti mes yang representatif dan lapangan latihan, karena itu adalah kebutuhan tim,” beber Seto.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.