Septian David Maulana Dinilai Belum Maksimal di Tim Indonesia

0
98

Gelandang PSIS Semarang, Septian David Maulana, kembali berseragam Timnas Indonesia saat menghadapi Malaysia dalam laga kelima Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/2019). Pertandingan ini menjadi comeback Septian David sejak terakhir kali tampil bersama Tim Garuda pada akhir tahun lalu.

Septian David Maulana terakhir berseragam Timnas Indonesia pada gelaran Asian Games 2018, di bawah naungan Luis Milla. Menghadapi Malaysia, Septian David tampil sejak menit pertama, hingga pertengahan babak kedua.

Pemain asal Semarang ini bermain cukup dinamis, kerap menyisir sisi kanan-kiri lapangan, hingga kerap membantu pertahanan maupun penyerangan. Beberapa kali dribel mantan pemain Mitra Kukar ini cukup membuat pemain Malaysia kewalahan untuk menghentikannya.

Meski bermain cukup bagus, hadirnya Septian David Maulana belum mampu membawa Timnas Indonesia mencuri poin di kandang Malaysia. Sepasang gol Safawi Rasid menyudahi kemenangan Malaysia atas Indonesia dengan skor 2-0.

Terlepas dari hasil negatif yang didapat Timnas Indonesia dari Malaysia, performa Septian David Maulana mendapat apresiasi dari pelatihnya di klub PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah. Septian dinilai masih butuh waktu untuk kembali beradaptasi dengan permainan Timnas Indonesia.

“Melihat penampilannya tadi malam, David sebetulnya belum maksimal menurut saya. Masih kurang maksimal. Kemampuan David masih bisa lebih baik sebenarnya,” ungkap Bambang Nurdiansyah soal Septian David Maulana saat dihubungi Bola.com, Rabu (20/11/2019).

Faktor Kelelahan

Pelatih berusia 60 tahun tersebut menilai jika hampir semua pemain Timnas Indonesia yang tampil melawan Malaysia dalam kondisi kelelahan. Anak asuh Yeyen Tumena itu cukup terkuras tenaganya saat bermain di kompetisi domestik.

“Semua pemain kemarin saya lihat kelelahan, termasuk David. Kemudian perlu waktu juga untuk penyesuaian, masih kurang greget. David tetap layak sebagai personil Timnas Indonesia,” ujar pelatih yang akrab disapa Banur.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.