Profil Valentino Rossi: Mantan Pembalap Gokart yang Menjadi Juara MotoGP 5 Kali Beruntun

0
37
84

Valentino Rossi merupakan salah satu pembalap di kelas MotoGP yang berasal dari Italia. Pria yang kini berusia 41 tahun tersebut sempat meraih gelar juara dunia secara lima kali beruntun dari sembilan gelar yang telah diraihnya sejauh ini.

Selama di MotoGP, Rossi baru bekerjasama dengan tiga pabrikan yaitu Honda, Ducati kemudian yang terakhir adalah Yamaha hingga sekarang dan menjadi yang terlama. Pembalap asal Italia ini bisa dibilang salah satu pembalap terbaik di MotoGP karena sejumlah gelar maupun kemampuannya di dunia balap motor dalam dua puluh tahun terakhir.

Memulai Balapan dengan Gokart

Valentino Rossi adalah anak dari pembalap motor di Italia, Graziano Rossi yang sudah menyukai dunia balap sejak usia belia. Ibunya pun memperbolehkannya untuk ikut dalam perlombaan gokart karena lebih aman daripada memberinya motor mini saat itu.

Awalnya Rossi diberikan gokart 60cc, kemudian saat usianya menginjak 5 tahun mulai naik ke 100cc. Lalu pada tahun 1990 dia berhasil menjuarai turnamen gokart amatir.

Tidak lama setelah itu, Rossi juga kembali mengikuti turnamen gokart nasional yang saat itu berlangsung di Parma. Walaupun tidak juara, Rossi berhasil menempati posisi kelima saat itu dan setelah itu ingin ikut di European Series.

Tetapi karena biaya yang perlu dikeluarkan untuk membeli gokart saat itu sangat mahal, akhirnya ayahnya memberikan motor mini kepadanya. Motor yang diberikan pertama kali kepadanya adalah Cagiva Mito 125cc.

Ketika dia memulai perlombaan dengan motor tersebut, Rossi harus jatuh di tikungan pertama saat itu. Dan akhirnya dia pun harus finish di posisi kesembilan di turnamen tersebut.

Bergabung dengan Tim Aprilia (1996-1999)

Setelah memulai debutnya bersama tim tersebut, akhirnya Rossi memutuskan untuk bekerjasama dengan Aprilia pada tahun 1996 untuk tampil di Kejuaraan Dunia kelas 125cc.

Di musim pertama Rossi hanya berada di urutan kesembilan dengan raihan 111 poin di klasemen akhir musim 1996. Namun di musim berikutnya dia berhasil menjuarai turnamen tersebut setelah memenangkan 11 dari 15 seri di musim 1997 dan berhak untuk tampil di kelas 250cc.

Rossi memulai tahun pertamanya di kelas 250cc satu tim dengan Loris Capirossi dan Tetsuya Harada. Pada musim 1998 dia langsung berada di posisi kedua klasemen akhir di bawah rekan setimnya, Loris Capirossi yang berhasil juara dan keduanya hanya selisih 23 poin saat itu.

Lalu di musim 1999, Rossi merupakan pembalap solo untuk tim Aprilia. Meskipun begitu, di musim tersebut Rossi berhasil mendominasi turnamen dan akhirnya menjadi juara dan berhak untuk tampil di Kejuaraan Dunia 500cc.

Pindah ke Tim Honda (2000-2003)

Valentino Rossi memulai musim perdana di Kejuaraan Dunia 500cc dengan bergabung ke tim satelit Honda dan menggantikan juara dunia lima kali, Mick Doohan. Sayangnya di dua seri musim debutnya, Rossi harus absen pada seri Afrika Selatan dan Malaysia karena mengalami kecelakaan.

Meskipun begitu, dia berhasil mengakhiri musim 2000 di posisi kedua padahal bersaing dengan sejumlah pembalap senior seperti Max Biaggi dan Kenny Roberts Jr.

Di musim berikutnya, Rossi berhasil menjadi juara di kelas 500cc setelah memenangkan sebelas seri dan hanya berada di luar podium sebanyak tiga kali saja. Rossi saat itu memiliki selisih 106 poin dengan Max Biaggi dan menjadi pembalap tim satelit pertama yang menjuarai Kejuaraan Dunia 500cc musim 2001.

Perjalanan Juara 5 Kali Beruntun MotoGP

 

Memulai debutnya di MotoGP, Rossi langsung menyabet gelar juara meskipun belum genap setahun tampil di turnamen tersebut. Bahkan saat itu pembalap asal Italia ini bersaing dengan sejumlah pembalap senior seperti Marco Melandri, Sete Gibernau hingga Max Biaggi.

Rossi justru berhasil menjuarai MotoGP secara lima kali beruntun yaitu saat bersama Honda musim 2001-2003 dan Yamaha di musim 2004-2005. Dua tahun berikutnya, juara dunia untuk sementara direbut oleh Nicky Hayden dari tim Honda dan Casey Stoner dari tim Ducati.

Tetapi di musim 2008 Rossi kembali menjadi juara dunia setelah memiliki selisih 90 poin lebih dari Casey Stoner. Kemudian di musim 2009, Rossi lagi-lagi kembali menjadi juara dunia unggul 40 poin lebih dari pembalap debutan yakni Jorge Lorenzo di belakangnya.

Setelah itu, Valentino Rossi tidak menjadi juara lagi dan semakin meredup ketika bergabung ke tim Ducati pada musim 2011-2012. Kemudian dia kembali bergabung ke Yamaha hingga musim 2019 dan menempati posisi tujuh klasemen akhir.

Musim 2020 ini, Valentino Rossi masih akan tetap tampil di MotoGP meskipun usianya sudah memasuki 40 tahun lebih.

Pembalap asal Italia tersebut masih ingin bersaing dengan pembalap muda seperti Jorge Lorenzo dan Marc Marquez sebelum memutuskan untuk pensiun.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.