Profil Maverick Vinales, Debutan Kedua Setelah Valentino Rossi yang Menjadi Juara

0
30
83

Maverick Vinales baru saja mengalami kecelakaan di GP Styria yang berlangsung di sirkuit RedBull Ring. Pembalap asal Spanyol itu harus menjatuhkan diri dari motornya setelah rem yang ada di motornya tersebut tidak berfungsi kemudian menghantam tembok pembatas.

Vinales sendiri bukanlah pembalap baru di MotoGP sebab pembalap berusia 25 tahun itu sudah berkompetisi sejak 2015. Setelah menempati posisi ketiga pada klasemen pembalap Moto2 2014 lalu.

Profil Maverick Vinales, Debutan Kedua Setelah Valentino Rossi yang Menjadi Juara

Kini Vinales menjadi rekan Valentino Rossi di tim pabrikan Yamaha. Sebelumnya pembalap tersebut memperkuat tim pabrikan Suzuki selama dua tahun.

Penasaran dengan perjalanan Maverick Vinales di MotoGP dalam lima tahun terakhir? Berikut ini kami akan membahasnya lebih dalam.

Perjalanan Vinales Bersama Suzuki

Profil Maverick Vinales, Debutan Kedua Setelah Valentino Rossi yang Menjadi Juara

Maverick Vinales berhasil menempati posisi ketiga pada klasemen pembalap Moto2 2014 dengan perolehan 274 poin. Di depannya ada Esteve Rabat yang menjadi juara saat itu dan Mika Kallio.

Pembalap asal Spanyol itu dikontrak oleh Suzuki selama dua musim untuk tampil di MotoGP berpasangan dengan Aleix Espargaro. Tetapi di musim perdananya, Vinales hanya finish di posisi ke-12 di bawah Aleix Espargaro dengan perolehan 97 poin saat itu.

Namun di musim 2017, Vinales berhasil membawa tim Suzuki menjadi salah satu pesaing di papan atas klasemen pembalap MotoGP. Bahkan di akhir musim, pembalap asal Spanyol itu finish di posisi keempat dan meraih podium sebanyak tiga kali dan menjadi satu kali juara saat itu.

Profil Maverick Vinales, Debutan Kedua Setelah Valentino Rossi yang Menjadi Juara

Hal ini membuat Yamaha berniat untuk menjalin kerjasama dengannya sebagai pengganti Jorge Lorenzo yang saat itu pindah ke tim Ducati.

Perjalanan Vinales Bersama Yamaha

Profil Maverick Vinales, Debutan Kedua Setelah Valentino Rossi yang Menjadi Juara

Maverick Vinales langsung menjuarai GP Qatar yang saat itu menjadi balapan pembuka musim 2017. Hal itu menjadikannya pembalap kedua Yamaha yang menjadi juara di balapan debutnya di tim tersebut setelah Valentino Rossi.

Namun sayang performa impresif Vinales hanya berlangsung di awal-awal musim saja setelah menjadi juara di lima balapan awal musim 2017. Setelah itu, dirinya hanya meraih podium sebanyak empat kali dan mengakhiri musim di posisi ketiga dengan perolehan 230 poin.

Kemudian di musim 2018 Vinales harus berada di posisi keempat di belakang Valentino Rossi hanya dengan selisih lima poin saja. Lalu di musim 2019 lalu, Vinales kembali finish di posisi ketiga setelah meraih tujuh kali podium saat itu.

Pada musim 2020 ini, Maverick Vinales juga masih bersaing dengan pembalap-pembalap lain dalam perburuan gelar juara MotoGP. Dalam lima balapan awal, Vinales baru meraih dua kali podium dan berada di posisi kelima pada klasemen sementara setelah mengumpulkan 48 poin.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.