Profil Bambang Pamungkas, Legenda Persija Jakarta Dan Calon Pelatih Timnas Indonesia

0
128

Bambang Pamungkas adalah salah satu pemain legenda klub sepakbola Persija Jakarta yang baru saja memutuskan pensiun sebagai pemain. Pria kelahiran 10 Juni 1980 tersebut juga legenda sepakbola Indonesia yang telah memperkuat timnas selama 13 tahun.

Pemain yang memiliki posisi penyerang ini juga pernah membawa obor pada Olimpiade 2012 di London saat itu. Sejak kecil, pria yang kini berusia 39 tahun tersebut juga menyukai olahraga taekwondo dan basket.

Perjalanan Karir Bambang Pamungkas

Dia lahir di keluarga yang menggeluti sepakbola dan seni tari. Ayahnya yaitu H.Misranto adalah seorang pelatih sepakbola klub amatir di Semarang. Sementara itu ibunya yang bernama Hj. Suriptinah merupakan seorang pelatih tari daerah.

Kesukaannya terhadap sepakbola tentu lahir dari ayahnya yang merupakan seorang pelatih. Namun saat itu ibunya lebih memilih agar dirinya menjadi seorang pegawai negeri sipil.

Bambang Pamungkas merupakan salah satu murid dengan nilai akademik yang bagus di sekolahnya. Bahkan dirinya pernah mendapat beasiswa untuk kuliah di Amerika Serikat namun ditolak olehnya.

Sebab dia lebih mencintai untuk bermain sepakbola yang sudah ditekuninya sejak umur delapan tahun. Kemudian setelah lulus sekolah, dia memutuskan untuk masuk ke Diklat Salatiga.

Penampilan impresifnya di Diklat Salatiga membuat timnas Indonesia U-19 pun mengajaknya untuk bergabung. Tentu hal tersebut tidak dilewatkan olehnya saat itu.

Penampilannya langsung mencuri perhatian dengan menjadi pencetak gol terbanya di kompetisi Asia. Sebab Bambang Pamungkas mencatatkan sebanyak tujuh gol saat itu.

Dan pada akhirnya, dia berhasil lolos seleksi menjadi pemain Persija Jakarta di tahun 1999. Sejak itu, pria asal Semarang ini merintis karirnya untuk menjadi salah satu legenda sepakbola Indonesia.

Menjadi Legenda Persija Dan Timnas Indonesia

Musim pertamanya bersama klub ibukota sangatlah mengesankan yang saat itu berkompetisi di Liga Indonesia. Bambang Pamungkas berhasil menjadi pencetak gol terbanyak di ajang tersebut dengan raihan 24 golnya saat itu.

Bahkan sampai mengundang perhatian sejumlah klub Jerman seperti Borussia Monchengladbach dan FC Koln. Namun saat itu dirinya memilih untuk bergabung bersama EHC Norad di tahun 2000.

Sayang perjalanannya di Eropa tidak mulus karena dia tidak dapat beradaptasi terhadap cuaca disana. Bermain hanya empat bulan dengan EHC Norad, tetapi dia berhasil mencetak tujuh gol dari sebelas penampilan.

Kemudian dia kembali ke Indonesia dan bergabung bersama Persija Jakarta hingga tahun 2005 silam. Setelah itu Bambang Pamungkas juga sempat memperkuat beberapa tim lain seperti Selangor FA dan Pelita Bandung Raya.

Namun pada akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke Persija Jakarta atas kecintaannya terhadap klub tersebut. Bersama Persija Jakarta, Bambang Pamungkas telah mencatatkan sebanyak 200 gol dari 442 sejauh ini. Oleh sebab itu, penyerang asal Semarang tersebut menjadi salah satu legenda klub yang memutuskan pensiun di musim 2019 lalu.

Sejumlah rekor juga pernah diraih bersama Persija Jakarta selama 20 tahun karirnya bersama klub. Dua Liga Indonesia dan satu Piala Presiden menjadi persembahannya bagi klub ibukota tersebut.

Bersama timnas Indonesia, dia sudah mencatatkan sebanyak 88 penampilan dan raihan 42 gol. Namun sayang dia belum bisa membawa Garuda untuk meraih gelar juara sepanjang karirnya bermain di timnas.

Bambang Pamungkas merupakan topskor bagi timnas Indonesia dengan catatan 36 golnya sejauh ini. Torehan tersebut dia raih dari 77 pertandingan resmi FIFA bersama timnas Indonesia.

Saat ini, dirinya tengah fokus menjadi asisten pelatih di Persija Jakarta. Pria kelahiran Semarang tersebut diproyeksikan menjadi pelatih masa depan timnas Indonesia.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.