Pemain Manchester City itu berpendapat kalau Gareth Southgate merupakan seorang pelatih yang mempunyai taktik hebat. Oleh sebab itu, ia tidak meragukan rencana pelatih berumur 50 tahun tersebut meskipun timnya sejauh ini masih belum meraih hasil maksimal di EURO 2020.

Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate kini sedang berada dibawah tekanan setelah gagal memenuhi ekspektasi dari para penggemar di EURO 2020. Karena Timnas Inggris sejauh ini belum bisa memastikan diri untuk lolos ke babak 16 besar kompetisi tersebut, setelah hanya meraih satu kemenangan tipis atas Kroasia dan hasil imbang melawan Skotlandia.

Selain itu, pelatih berusia 50 tahun tersebut juga menerima kritikan karena belum memainkan sama sekali dua pemainnya yaitu Jadon Sancho dan Jack Grealish yang bersinar musim lalu. Padahal dua pemain tersebut musim lalu menjadi salah satu bagian penting di timnya masing-masing.

Melihat banyak kritikan yang mengarah kepada Gareth Southgate, Phil Foden mencoba untuk menenangkan para penggemar Timnas Inggris dengan memuji pelatih tersebut.

Pemain Manchester City ini mengaku tetap percaya dengan apa yang dilakukan oleh Gareth Southgate sejauh ini, karena ia menilai pelatih tersebut memiliki taktik hebat untuk membawa Timnas Inggris melaju jauh di EURO 2020.

“Saya bisa melihat dirinya [Gareth Southgate] merupakan seorang pelatih seperti apa, karena saya bekerja dengannya hampir setiap hari. Menurut saya, ia adalah seorang pelatih yang selalu mendukung pemain-pemainnya dan saya yakin dirinya mempunyai taktik yang hebat,” ucap Phil Foden dalam wawancara bersama talkSPORT.

“Semua orang yang membicarakan hal buruk tentangnya tidak mengerti kalau Gareth merupakan pelatih yang hebat. Terserah Gareth ketika memilih saya atau Jack [Grealish] untuk bermain, karena kami berdua sama-sama pemain yang teknikal,”

“Kami akan mendukungnya, siapapun pemain yang dipilih olehnya untuk bermain karena semuanya sudah berlatih dengan sangat baik. Setiap pemain memiliki gaya bermain masing-masing dan kualitas yang berbeda, ini membuat tim memiliki kedalaman skuat,”

“Misalnya Jadon [Sancho] yang lebih senang berduel satu lawan satu dengan lawan ketika membawa bola, sementara saya bermain untuk menghubungkan lini depan dan tengah. Gareth akan melihat perbandingan itu dan memilih pemain-pemain yang tepat untuk tampil di pertandingan selanjutnya agar meraih hasil bagus.” tutup Phil Foden.

Timnas Inggris wajib memenangkan pertandingan melawan Republik Ceko pada Rabu (23/6) dini hari mendatang untuk memastikan satu tempat di babak 16 besar EURO 2020. Karena jika mereka meraih hasil seri atau kehilangan poin, sudah pasti kemungkinan Timnas Inggris untuk melaju ke babak selanjutnya semakin kecil.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.