Gelandang Manchester United itu mendapat kritikan dari legenda klub, Roy Keane setelah Timnas Prancis takluk dari Swiss di babak 16 besar EURO 2020. Roy Keane menyebut Paul Pogba tidak memiliki kedisiplinan dalam bertahan ketika timnya diserang oleh pemain-pemain Swiss.

Perjalanan Timnas Prancis di EURO 2020 harus terhenti di babak 16 besar karena mereka harus takluk dari Swiss. Mereka sempat unggul dua gol sampai menit 80, tetapi Swiss bisa menyamakan kedudukan berkat dua gol dari Haris Seferovic dan Mario Gavranovic.

Laga dilanjutkan sampai adu penalti karena di babak tambahan kedua tim tidak dapat mencetak gol. Di babak adu penalti semua pemain Swiss sukses melaksanakan tugasnya, tetapi Kylian Mbappe yang menjadi eksekutor terakhir penalti justru gagal menjebol gawang Swiss.

Dalam pertandingan itu, salah satu pemain yang bersinar adalah Paul Pogba karena mencetak gol melengkung yang indah dari luar kotak penalti. Namun, gol tersebut sayangnya tidak dapat membawa Timnas Prancis melaju ke babak perempat final EURO 2020.

Kegagalan tersebut dikomentari oleh legenda Manchester United, Roy Keane yang menilai Paul Pogba tidak banyak membantu Timnas Prancis ketika sedang diserang oleh Swiss. Ia merasa Paul Pogba kurang disiplin dalam bertahan, sehingga membuat timnya harus kebobolan dua gol di sepuluh menit akhir pertandingan.

“Saya melihat gol Swiss yang terjadi pada injury time babak kedua, gol itu merupakan kecerobohannya [Paul Pogba] di lini tengah. Hal tersebut yang akan saya kritik,” ucap Roy Keane kepada ITV.

“Dalam pertandingan itu, ia membuat Anda frustrasi. Ia masih punya banyak hal brilian yang bakal ditunjukkan kedepannya, namun saat ini ia masih sangat kurang dari segi kualitas bertahan,”

“Padahal jika disiplin ketika bertahan, ia akan bisa menembus level berikutnya. Pemain top akan terus mengasah kemampuan bertahannya setiap minggu, tetapi Paul tidak melakukan hal tersebut.”.

Selama EURO 2020, gelandang berumur 28 tahun itu selalu tampil sejak awal pertandingan bersama Timnas Prancis dalam empat laga terakhir. Selain itu, Paul Pogba juga selalu bermain penuh di EURO 2020 kecuali saat melawan Hongaria karena ia ditarik keluar di menit 76.

Sekarang Paul Pogba harus kembali ke Manchester United untuk mempersiapkan diri menjelang musim kompetisi 2021/22. Ia juga harus segera mengembalikan motivasinya setelah hanya membawa Timnas Prancis mencapai babak 16 besar EURO 2020.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.