Perbedaan Sikap Antara Real Madrid dan Madridista kepada Gareth Bale

0
98

Pihak klub Real Madrid adalah yang pertama menunjukkan sikap mendukung Gareth Bale. Pelatih Zinedine Zidane melakukan hal yang sama. Rekan-rekannya juga demikian. Namun, para Madridista punya sikap yang berbeda.

Real Madrid menjamu Real Sociedad di Santiago Bernabeu pada pekan ke-14 La Liga 2019/20, Minggu (24/11/2019). Madrid menang 3-1. Bale masuk menggantikan Rodrygo di menit 67, dan disambut dengan salah satu siulan paling nyaring yang pernah terdengar di stadion ini.

Ini merupakan buntut dari selebrasi Bale usai membawa tim nasional Wales lolos ke putaran utama EURO 2020. Kala itu, Bale merayakan kelolosan negaranya dengan tulisan provokatif di bendera. Tulisannya: “Wales, golf, Madrid. In that order.”

Di laga melawan Sociedad, Madridista membalasnya dengan banner bertuliskan: “Rodrygo. Vini. Lucas. Bale. In that order.”

Melawan Sociedad, meski dihujani siulan dan cemoohan, Bale tetap mampu menampilkan permainan yang hebat. Dia turut berkontribusi dalam terciptanya gol Modric yang menegaskan kemenangan Madrid. Bale sendiri nyaris mencetak gol di injury time.

Performa Bale ini mengudang aplaus dari sebagian publik Bernabeu. Sementara itu, sebagian lainnya masih tetap dengan sikap kontra mereka.
Kenapa?

Kenapa Bale sampai didukung sedemikian rupa oleh pihak klub? Jawabannya sederhana.

Pihak klub sadar bahwa Bale adalah pemain terbaik di skuad Madrid saat ini. Mereka ingin melihatnya kembali menampilkan semua kemampuan terbaiknya.

Mereka percaya Bale masih bisa memberikan banyak hal untuk Madrid. Melepasnya ke klub lain dalam waktu dekat tak masuk dalam agenda.

Meski dikritik suporter dan media, beberapa rekan Bale tetap menunjukkan dukungannya. Mereka angkat bicara. Mereka tak ingin Bale terlalu menderita dari situasi ini.

Bale mungkin bukan sosok yang terlalu populer di ruang ganti. Namun, Bale belum pernah membuat rekan-rekannya merasa terganggu. Mereka tahu betapa penting keberadaannya di tim.
Dukungan Zidane
\\
Zidane pun demikian. Dia sadar bahwa Bale tetap merupakan komponen penting di skuadnya.

Oleh karena itu, Zidane menunjukkan dukungannya kepada Bale, baik sebelum maupun sesudah laga melawan Sociedad.

“Terlalu banyak omongan Bale,” kata Zidane. “Dia ingin berada di sini dan memberikan yang terbaik.”

“Itulah kenapa kami tak mau terlalu banyak bicara tentang hal ini. Dia menyatu dengan grup dan ingin bermain bagus, sama seperti yang lainnya.”

“Saya harap ini tak berlanjut sepanjang musim. Kami ingin para suporter mendukung kami dari awal hingga akhir pertandingan, tapi kami tak bisa mengendalikan ini. Para suporter berhak melakukan apa yang ingin mereka lakukan, tapi saya minta mereka untuk mendukung semua pemain.”
Siapa Sebenarnya yang Salah?

Berawal dari crossing Bale, Karim Benzema bisa mengirim operan untuk gol ketiga penegas kemenangan Madrid oleh Luka Modric. Casemiro menunjukkan sikapnya terkait situasi Bale dengan berselebrasi bersama winger Wales tersebut.

Pemain-pemain Madrid lainnya kemudian ikut bergabung merayakan gol tersebut.

Situasi ini, siapa yang salah? Jika Bale yang salah, kenapa pihak klub, pelatih, hingga rekan-rekannya justru menunjukkan dukungan? Bagaimana jika ternyata para Madridista lah yang salah tentang Bale?

Seperti kata Zidane, semoga ini tidak berlanjut hingga akhir musim nanti.

Sumber: Marca

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.