Peraih Penghargaan Golden Boy Dalam 10 Tahun Terakhir

0
295
87

Penghargaan Golden Boy merupakan apresiasi terhadap pemain sepakbola yang bermain di liga tertinggi Eropa yang berusia di bawah 21 tahun. Penghargaan individu ini diberikan oleh jurnalis sepakbola terhadap pemain yang memiliki performa bagus dalam satu tahun kalender.

Terakhir penghargaan ini diraih oleh pemain  yang kini memperkuat Atletico Madrid, Joao Felix pada 2019 lalu. Di bawah ini adalah peraih penghargaan Golden Boy dalam sepuluh tahun terakhir.

Joao Felix (2019)

Dimulai dari Joao Felix yang merupakan pemain terakhir yang meraih penghargaan Golden Boy saat ini. Penyerang berusia 20 tahun tersebut merupakan pemain binaan akademi Benfica selama kurang lebih tiga tahun.

Di musim pertamanya, Felix tampil dengan performa sangat apik bersama tim utama Benfica. Pemain berkebangsaan Portugal itu mencetak 15 gol dan juga 9 assist bagi klubnya di Liga Portugal.

Sejak saat itu, Felix menjadi rebutan sejumlah klub besar Eropa dan akhirnya Atletico Madrid berhasil memboyongnya dengan biaya sebesar 126 juta euro. Musim ini mantan pemain Benfica tersebut sudah tampil 20 kali di La Liga meskipun baru meraih empat gol sejauh ini.

Matthijs De Ligt (2018)

Ajax di tahun tersebut tidak meraih satupun trofi namun memasuki musim 2018-2019, performa klub tersebut semakin berkembang. Hal tersebut tak lepas dari peran kapten tim, Matthijs De Ligt yang saat itu masih berusia 18 tahun.

Pada awal musim 2018-2019, De Ligt berhasil membawa Ajax lolos dari fase grup Liga Champion tanpa catatan kekalahan. Selain itu, dia juga berhasil membawa klubnya lolos ke babak KNVB Cup sebelum memasuki tahun 2019.

Walaupun banyak pemain muda yang tampil bagus seperti Kylian Mbappe, kontribusi De Ligt bersama Ajax dinilai lebih baik ketimbang pemain lain. Kini bek berkebangsaan Belanda tersebut telah berseragam Juventus setelah bergabung pada awal musim 2019-2020.

Kylian Mbappe (2017)

Selanjutnya adalah Kylian Mbappe yang berhasil membawa AS Monaco menjuarai Ligue 1 pada 2017 lalu di tengah dominasi PSG dalam beberapa musim terakhir. Selain itu pada musim 2016-2017, Mbappe juga membawa klub tersebut menjadi semifinalis Liga Champion dan Coupe de France serta finalis Coupe de la Ligue.

Di tahun tersebut juga Mbappe dipinjam oleh PSG dan dipermanenkan pada akhir musim. Penampilannya bersama AS Monaco dan PSG membuatnya meraih penghargaan Golden Boy 2017.

Di musim terakhirnya bersama AS Monaco, Mbappe mencetak 15 gol serta 11 assist untuk Radamel Falcao saat itu. Kemudian pada 2018 lalu, PSG mempermanenkan kontraknya dengan biaya sebesar 145 juta euro.

Renato Sanches (2016)

Penampilan Renato Sanches sebenarnya tidak terlalu bagus bersama Benfica pada saat itu. Namun performa pemain tersebut sangat berpengaruh bagi timnas Portugal yang meraih EURO 2016.

Saat itu Sanches pernah menyelamatkan timnas Portugal melalui gol tunggal yang dicetaknya saat melawan Kroasia di babak 16 besar EURO. Bahkan kontribusi pemain tersebut terus berdampak terhadap tim hingga dirinya dianugerahi sebagai pemain terbaik pada EURO 2016 dan penghargaan Golden Boy saat itu.

Pencapaian tersebut membuat Bayern Muenchen merekrutnya dari Benfica dengan biaya sebesar 35 juta euro setelah ajang terbesar di Eropa tersebut usai. Namun performanya tidak menunjukkan perkembangan yang bagus dan kini pemain berusia 22 tahun tersebut memperkuat klub asal Prancis, Lille.

Anthony Martial (2015)

Anthony Martial menjadi pusat perhatian setelah tampil impresif bersama AS Monaco di musim 2014-2015. Saat itu penyerang berkebangsaan Prancis tersebut berhasil mencetak sembilan gol dan empat assist di usianya yang masih 19 tahun.

Hal tersebut membuatnya bergabung dengan Manchester United pada akhir musim dengan biaya sebesar 60 juta euro setelah Martial meraih penghargaan Golden Boy 2015. Kini performanya bisa dibilang cukup stabil dengan catatan rata-rata sebanyak sepuluh gol setiap musimnya.

Raheem Sterling (2014)

Penyerang berkebangsaan Inggris tersebut sebenarnya baru memulai tahun perdana di tim utama Liverpool pada musim 2012-2013. Namun performa Raheem Sterling berhasil mencuri perhatian satu musim kemudian setelah berhasil membawa Liverpool menjadi runner-up Liga Primer Inggris 2013-2014.

Di musim tersebut Sterling berhasil mencatatkan sembilan gol dan juga tujuh assist bagi The Reds di bawah asuhan Brendan Rodgers dan meraih penghargaan Golden Boy 2014 lalu. Kini pemain berusia 25 tahun tersebut telah meraih banyak gelar juara bersama Manchester City.

Paul Pogba (2013)

Di tahun 2012 lalu, Paul Pogba memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak dengan Manchester United dan bergabung dengan Juventus. Keputusannya tersebut sempat dikritik oleh Sir Alex Ferguson pada saat itu karena dinilai tidak menghargai klub.

Namun keputusannya untuk hengkang justru berbuah manis karena kemampuannya berkembang pesat ketika berseragam Juventus. Pencapaian karena telah meraih gelar Serie A dan Supercoppa de Italiana membuat Pogba meraih penghargaan Golden Boy pada bulan Desember 2013.

Isco (2012)

Isco baru bergabung dengan Malaga dari Valencia musim 2011-2012 namun berhasil mencuri perhatian saat itu. Di usianya yang masih 20 tahun, dia berhasil mencatatkan lima gol dan lima assist bagi klubnya tersebut.

Di bawah arahan Manuel Pellegrini, Isco berhasil meraih penghargaan Golden Boy 2012 dan membawa Malaga menempati urutan keempat pada klasemen La Liga musim 2011-2012. Kini dia telah sukses bersama Real Madrid dan telah meraih gelar juara Liga Champion sebanyak empat kali dan satu trofi La Liga.

Mario Gotze (2011)

Mario Gotze menjadi salah satu pemain penting bagi Dortmund saat menjuarai Bundesliga musim 2010-2011 lalu. Di bawah asuhan Jurgen Klopp, Gotze berhasil mencetak 15 assist dan enam gol saat masih berusia 18 tahun.

Tentu saat itu dirinya sangat layak meraih penghargaan Golden Boy pada tahun 2011. Setelah itu, Gotze telah sukses bersama Bayern Muenchen dan Dortmund dengan meraih lima gelar juara Bundesliga dan empat trofi DFB-Pokal bersama dua klub tersebut.

Mario Balotelli (2010)

Terakhir adalah mantan penyerang yang pernah memperkuat Liverpool, Mario Balotelli. Penyerang berkebangsaan Italia tersebut menjadi salah satu pemain yang membawa Inter Milan meraih treble di tahun 2010.

Saat itu Balotelli berhasil mencetak 11 gol dan sembilan assist bagi tim yang saat itu ditangani oleh Jose Mourinho. Setelah itu karirnya semakin meredup dan kini dia sedang memperkuat klub Serie A, Brescia.

 

Baca Juga : 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.