Beranda Sepakbola Indonesia Pendukung PSIS Semarang Pesimis Liga 1 Indonesia Akan Dilanjutkan

Pendukung PSIS Semarang Pesimis Liga 1 Indonesia Akan Dilanjutkan

0
Pendukung PSIS Semarang Pesimis Liga 1 Indonesia Akan Dilanjutkan

Panser Biru yang merupakan julukan pendukung PSIS Semarang tidak yakin kompetisi Liga 1 Indonesia akan dilanjutkan oleh PT.LIB dan PSSI. Sebab kasus positif Covid-19 di Indonesia terus melonjak dan kepolisian masih belum memberi izin untuk menggelar pertandingan di tengah pandemi.

Selain itu, menurut koordinator Panser Biru yakni Kepareng mengungkapkan kalau kepolisian akan lebih mengutamakan Pilkada ketimbang memberi izin berjalannya kompetisi. Seperti yang diketahui beberapa wilayah di Indonesia akan melaksanakan Pilkada serentak yang tentunya memerlukan penjagaan dari pihak kepolisian.

Liga 1 Indonesia Terancam Batal Karena Tidak Dapat Izin Polri

“Jika saya lihat dari respon kepolisian saat ini, saya rasa akan sulit,” ungkap Kepareng kepada Bola.net.

Bahkan menurutnya kompetisi Liga 1 Indonesia 2020 lebih baik dibatalkan dan langsung masuk ke musim 2021. Sebab waktu yang paling ideal untuk kembali melanjutkan kompetisi adalah pada Januari tahun depan.

“Menurut saya, lebih baik sekalian saja tahun depan.”.

Keuangan PSIS Semarang Memburuk Ditambah Liga 1 Indonesia Ditunda

PSIS Semarang menjadi salah satu klub yang terkena dampak penundaan Liga 1 Indonesia saat ini karena pandemi Covid-19. Setelah sebelumnya PSSI sempat berencana melanjutkan kompetisi bulan ini namun sayangnya mereka tidak mendapat izin dari kepolisian untuk menggelar pertandingan.

Meskipun begitu PSSI masih menunggu dari kepolisian untuk mendapat surat izin tersebut hingga bukan November mendatang. Jika kepolisian tetap tidak memberi izin, sudah pasti Liga 1 Indonesia 2020 akan dibatalkan dan langsung masuk ke musim baru.

Keuangan PSIS Semarang Memburuk Ditambah Liga 1 Indonesia Ditunda

Klub asal Jawa Tengah tersebut menjadi salah satu klub yang menolak dilanjutkannya kembali kompetisi di tengah pandemi. Meskipun begitu mereka juga berharap kompetisi tetap bergulir agar mendapat pemasukan setelah mengalami kerugian lebih dari 7 miliar rupiah.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
%d blogger menyukai ini: