Beranda blog Halaman 2

Houssem Aouar Sangat Ingin Bergabung ke Real Madrid atau Barcelona

Target Arsenal, Houssem Aouar kabarnya sangat ingin bergabung ke salah satu dari dua klub raksasa La Liga yaitu Real Madrid atau Barcelona setelah dirinya tampil bagus bersama Lyon dalam beberapa tahun terakhir.

Pengejaran Arsenal terhadap gelandang Lyon tersebut nampaknya semakin dipersulit setelah sang pemain mengaku ingin hengkang ke Real Madrid atau Barcelona, seperti yang dilaporkan oleh ESPN. Padahal pemain berusia 22 tahun itu sangat ingin didatangkan oleh Mikel Arteta ke Emirates Stadium karena pelatih asal Spanyol itu membutuhkan kreativitas yang dimiliki olehnya.

Pada musim panas lalu, manajemen The Gunners telah memberikan tawaran sebesar 35 juta euro kepada Lyon tetapi langsung ditolak karena klub tersebut meminta bayaran sebesar 60 juta euro untuk pemain tersebut. Meskipun begitu, Mikel Arteta tetap menaruh perhatian lebih terhadap pemain tersebut walaupun Lyon telah mengatakan bahwa mereka tidak akan melepasnya pada Januari ini.

Musim ini gelandang asal Prancis itu mencatatkan tiga gol dan tiga assist dalam 16 penampilan di Ligue 1. Manajemen Lyon tidak terburu-buru untuk melepasnya sebab durasi kontrak pemain tersebut baru akan berakhir pada tahun 2023 mendatang.

Alasan Mikel Arteta berkeinginan untuk memboyong gelandang berusia 22 tahun itu ke Emirates Stadium adalah karena pemain tersebut dinilai akan cocok dengan strategi miliknya. Selain itu, dalam empat musim terakhir pemain tersebut tampil cukup konsisten dengan torehan 27 gol dan 30 assist dalam 153 penampilan bersama Lyon.

Arsenal nampaknya harus melupakan Houssem Aouar dan mencari alternatif untuk menambah pemain yang memiliki kreatifitas yang bagus dalam skuat. Julian Brandt yang kini memperkuat Dortmund bisa menjadi alternatif bagi Mikel Arteta yang juga merupakan seorang gelandang kreatif.

Selain mengincar gelandang kreatif bulan ini, pelatih asal Spanyol tersebut juga masih perlu mendatangkan seorang kiper sebagai pelapis Bernd Leno setelah Alex Runnar Runarsson ingin dipinjamkan ke klub lain. Semua itu ingin dituntaskan oleh Mikel Arteta sebelum bursa transfer ditutup agar ia bisa meningkatkan posisi timnya saat ini di Premier League 2020/21.

Alami Performa Buruk, Georginio Wijnaldum Minta Liverpool Lebih Percaya Diri dan Bekerja Keras Lagi

Gelandang asal Belanda itu meminta rekan-rekannya untuk bekerja lebih keras lagi dan meningkatkan kepercayaan diri setelah mereka mengalami kesulitan dalam mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir, khususnya di Premier League.

Hingga pekan ke-18 Premier League 2020/21, The Reds masih menjadi tim paling produktif di kompetisi tersebut karena mencetak 37 gol dalam 18 pertandingan. Namun dalam empat pertandingan terakhir, anak asuh Jurgen Klopp gagal meraih hasil maksimal karena hanya mencetak satu gol dalam empat pertandingan terakhir di kompetisi tersebut.

Hal itu membuat mereka kini harus menempati posisi empat setelah pada pergantian tahun lalu, mereka sempat berada di pucuk klasemen. Buruknya lini depan Liverpool dalam empat pertandingan terakhir membuat mereka hanya meraih tiga poin dari tiga hasil imbang serta satu kali kalah saat menghadapi Southampton.

Melihat timnya dalam kondisi yang cukup memprihatinkan, Georginio Wijnaldum meminta dan berharap kepada rekan-rekannya untuk tetap semangat dan percaya diri bisa meraih kemenangan di laga berikutnya. Selain itu, mantan pemain Newcastle United tersebut ingin para pemain Liverpool bekerja lebih keras lagi agar bisa kembali produktif dalam mencetak gol dan meraih poin yang maksimal.

“Keadaan ini sangat aneh bagi kami, tetapi hal-hal seperti ini bisa saja terjadi dalam sepakbola. Apa yang harus kami lakukan adalah tetap menjaga kepercayaan diri dan mengubah beberapa hal kedepannya,” ungkap Georginio Wijnaldum dalam situs resmi Liverpool.

“Kami memiliki beberapa kualitas yang masih bisa diubah dan cukup memperlihatkan hasil yang positif dalam beberapa pertandingan. Selain itu, kami juga harus bekerja lebih keras dari sebelumnya agar tim ini bisa semakin membaik,”

“Tim lain telah menganalisa gaya permainan kami dan mencoba untuk mencegah kami untuk mencetak gol. Ini membuat kami perlu mengubah beberapa hal agar bisa menciptakan banyak peluang dan memanfaatkan hal tersebut menjadi gol,”

“Menurut saya banyak orang yang sudah terbiasa melihat bagaimana kami mencetak banyak gol, misalnya saja saat seperti di pertandingan melawan Crystal Palace. Ini adalah Premier League, semua tim akan selalu berkembang setiap tahun dan menjadi lebih baik.” tutup Wijnaldum.

Kini Liverpool telah mengoleksi 34 poin dalam 18 pertandingan di Premier League, terpaut empat poin dengan Leicester City yang kini memuncaki klasemen sementara. Tim asuhan Jurgen Klopp berharap bisa kembali meraih kemenangan saat menjamu Burnley pada Jumat (22/1) dini hari nanti di Anfield.

Hernan Crespo Berharap Lautaro Martinez Tolak Tawaran Barcelona untuk Bertahan di Inter Milan

0

Mantan penyerang Timnas Argentina itu berharap Lautaro Martinez tidak menerima tawaran dari Barcelona yang sempat dikabarkan tertarik membawanya dari Inter Milan. Sebab ia mengaku senang sebab Inter Milan dan AC Milan memiliki kesempatan untuk menghapus rekor kemenangan beruntun Juventus dalam meraih Scudetto.

Lautaro Martinez saat ini menjadi salah satu pemain penting bagi Antonio Conte di Inter Milan untuk bersaing di papan atas Serie A 2020/21. Dari total 18 pertandingan, penyerang berusia 23 tahun itu telah mencetak sembilan gol untuk Il Nerrazurri dan membawa timnya menempati runner-up pada klasemen sementara.

Kini tim asuhan Antonio Conte hanya berjarak tiga poin dari AC Milan yang berada di pucuk klasemen dengan perolehan 43 poin. Dua klub asal Milan yang kini berada di posisi teratas Serie A membuat mantan pemain Inter Milan, Hernan Crespo senang atas pencapaian kedua tim tersebut.

Ia merasa senang karena duo Milan tersebut berkesempatan untuk menghapus rekor Scudetto milik Juventus yang diraih dalam sembilan musim terakhir secara beruntun.

“Saya senang bahwa duo Milan bisa memutus dominasi Juventus di Serie A dalam beberapa tahun terakhir setelah dua tim itu kembali tampil hebat musim ini. Bagi saya, baik Inter maupun Milan memiliki peluang yang sama untuk meraih Scudetto di akhir musim,” ungkap Hernan Crespo dilansir kepada La Gazetta Dello Sport.

“Inter memainkan pertandingan yang sempurna dengan Juventus. Tidak hanya menang melainkan mereka juga mendominasi laga tersebut, nampaknya Inter masih memiliki ruang untuk berkembang menjadi lebih baik,”

Selain itu, Hernan Crespo juga berharap kepada Lautaro Martinez untuk tidak hengkang dari Inter Milan karena ia dianggap telah menjadi bagian penting bagi tim yang bermarkas di Giuseppe Meazza tersebut. Hal itu diutarakan olehnya setelah Barcelona dikabarkan tertarik untuk memboyong penyerang asal Argentina itu ke Camp Nou sebagai pengganti Luis Suarez yang hengkang ke Atletico Madrid.

“Inter memiliki pemain-pemain hebat dengan kemampuan teknis dan fisik hang bagus. Lihatlah Hakimi, dibutuhkan seorang ‘sniper’ untuk menghentikannya. Dan Lukaku yang memiliki kemampuan alami dalam mencetak gol,”

“Begitu juga dengan Lautaro, saya harap ia menolak untuk bergabung ke Barcelona. Bagi saya, ia adalah seorang juara yang selalu berhasil menempatkan posisinya di kotak penalti dengan benar. Tidak banyak penyerang yang memiliki kemampuan sepertinya.” tutup Hernan Crespo.

Franck Ribery Tengah Mempertimbangkan untuk Kembali ke Bundesliga

Pemain asal Prancis tersebut kontraknya akan segera berakhir pada akhir musim bersama Fiorentina dan tengah mempertimbangkan untuk kembali berkarir di Bundesliga musim depan.

Mantan bintang Bayern Munchen itu mengaku berkeinginan untuk kembali bermain di Bundesliga, namun dirinya menegaskan bahwa saat ini ia sedang fokus untuk memperkuat Fiorentina. Franck Ribery saat ini telah menjadi sosok penting bagi klub berjuluk La Viola tersebut setelah menjalani 15 pertandingan di Serie A 2020/21.

Saat ini usianya telah menginjak 37 tahun dan Fiorentina sendiri kemungkinan besar tidak akan memperpanjang kontraknya pada akhir musim. Kini dirinya membuka diri kepada klub asal Jerman, khususnya yang berkompetisi di Bundesliga untuk merekrutnya pada musim 2021/22 mendatang.

“Saya tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke Bundesliga ketika saya selesai disini. Kini saya hanya memikirkan Fiorentina sebab saya adalah pemain penting bagi klub.” ucap Franck Ribery kepada Bild.

Sebelum direkrut Fiorentina secara gratis dari Bayern Munchen pada 2019 lalu, pemain asal Prancis ini sudah meraih sembilan gelar Bundesliga dan 12 gelar domestik selama berkarir di Jerman. Selain itu, ia juga sempat mempersembahkan masing-masing satu trofi Champions League, UEFA Super Cup dan Piala Dunia Antar Klub.

Franck Ribery berkarir di Bayern Munchen selama kurang lebih 12 tahun dan telah mencatatkan 124 gol serta 182 assist dalam 425 pertandingan di berbagai kompetisi. Bahkan ia sempat menerima penghargaan sebagai pemain terbaik Eropa pada tahun 2013 lalu atas kontribusinya yang luar biasa untuk Bayern Munchen di tahun tersebut.

Marko Helmut Anggap Sebastian Vettel Tidak Akan Menjadi Pesaing Berat bagi RedBull

0

Musim 2021 nanti, Sebastian Vettel akan bergabung dengan tim Aston Martin setelah tampil buruk bersama Ferarri sebelumnya. Hal tersebut membuat pembalap asal Jerman itu diragukan bisa menjadi salah satu ancaman berbahaya di F1 musim depan, khususnya bagi RedBull.

Sebastian Vettel telah mengenakan seragam merah Ferrari selama enam musim hingga akhirnya musim depan ia akan mengenakan seragam hijau milik Aston Martin, yang sebelumnya bernama Racing Point. Nantinya pembalap berumur 33 tahun itu akan berpasangan dengan Lance Stroll di tim tersebut pada musim balap F1 2021.

Bergabungnya juara dunia empat kali tersebut adalah untuk menggantikan posisi Sergio Perez yang memutuskan untuk memperkuat RedBull dan menggeser posisi Alex Albon. Pembalap asal Meksiko itu akan satu tim dengan Max Verstappen setelah musim lalu dirinya finish di posisi empat pada klasemen akhir pembalap dengan perolehan 125 poin.

Selain itu Sergio Perez juga sukses mengangkat timnya, Racing Point ke peringkat empat pada klasemen akhir konstruktor dengan poinnya tersebut. Bahkan 125 poin yang disumbangkan olehnya untuk Racing Point sukses mengungguli tim unggulan seperti Ferrari dan Renault.

Hal tersebut membuat Kepala Program Pengembangan Pembalap RedBull yakni Marko Helmut mengklaim kehadiran Sebastian Vettel di Racing Point yang berganti nama menjadi Aston Martin tidak akan berdampak banyak untuk tim tersebut. Sebab ia menilai kapasitas mesin Aston Martin tidak sebagus milik RedBull saat ini, ditambah performa pembalap asal Jerman itu yang sangat menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Bahkan pria asal Austria itu mengklaim bahwa Sebastian Vettel tidak akan menjadi ancaman bagi dua pembalapnya yaitu Max Verstappen dan Sergio Perez pada musim balap F1 2021 mendatang. Selain itu, ia juga menganggap kapasitas dua pembalapnya saat ini bisa dikatakan lebih baik dibandingkan Sebastian Vettel dan Lance Stroll.

“Saya harap Sebastian Vettel kembali menemukan performa terbaiknya lagi. Saya rasa ia pun tahu kalau dia tahun terakhir bukan penampilan terbaiknya, dengan alasan apapun,” ucap Marko Helmut kepada F1-Insider.

“Pada tahun 2020, timnya masih memiliki jarak yang jauh dengan kami. Terlepas dari fakta bahwa Perez sangat kuat pada paruh kedua musim tersebut,”

“Bagi saya, Sebastian Vettel tidak akan menjadi pembalap yang bisa membahayakan kami. Walaupun dirinya dalam kondisi terbaik, ia tidak dapat menutup masalah pada mobilnya untuk melawan kami. Tetapi bisa saja anggapan saya ini salah, semoga saja tidak.” tutup Marko Helmut.

Pembalap berusia 33 tahun itu musim lalu hanya mengumpulkan 33 poin bersama Ferrari setelah finish di posisi sepuluh besar sebanyak tujuh kali. Meskipun begitu, dirinya sempat meraih satu podium pada musim tersebut saat finish di posisi ketiga di GP Turki.

Crystal Palace Sedikit Lagi Dapatkan Penyerang Mainz dengan Status Pinjaman

Tim asuhan Roy Hodgson tinggal sedikit lagi untuk merampungkan proses peminjaman pemain Mainz, Jean-Philippe Mateta selama 18 bulan.

Pemain berusia 23 tahun tersebut akan segera bergabung dengan Crystal Palace dengan status pinjaman selama 18 bulan dari Mainz. Ia didatangkan oleh The Eagles agar Roy Hodgson memiliki opsi tambahan di lini depan agar tim tersebut bisa lebih banyak dalam memproduksi gol musim ini.

Dalam tiga pertandingan terakhir, anak asuh Roy Hodgson gagal mencetak gol ke gawang lawan dan membuat mereka menelan dua kekalahan dan satu hasil imbang. Minimnya produktivitas Crystal Palace membuat mereka kini berada di posisi 13 pada klasemen sementara Premier League dengan total 23 poin dan baru mencetak 22 gol dalam 19 pertandingan.

Di satu sisi, jumlah kebobolan mereka lebih banyak ketimbang gol yang diproduksi sejauh ini karena mereka telah kebobolan 33 gol. Catatan itu membuat mereka menjadi tim ketiga yang kebobolan paling banyak di belakang West Bromwich Albion dan Leeds United.

Roy Hodgson mencoba untuk menutupi hal tersebut dengan menambah seorang penyerang baru agar posisi mereka di klasemen bisa terangkat, minimal finish di posisi sepuluh besar pada klasemen akhir. Jean-Philippe Mateta dianggap menjadi sosok yang tepat sebagai opsi tambahan bagi Roy Hodgson di timnya saat ini.

Penyerang asal Prancis itu musim ini telah mencetak tujuh gol di Bundesliga serta tiga gol di DFB-Pokal untuk Mainz dalam 17 penampilan. Roy Hodgson berharap pemain ini bisa tampil lebih bagus daripada Michy Batshuayi, Christian Benteke dan Jordan Ayew dalam hal produktivitas gol ke gawang lawan.

Menurut laporan BBC, ia akan menjalani tes medis pada hari Rabu (20/1) waktu setempat dan jika hal tersebut berjalan lancar maka Crystal Palace akan segera mengumumkan peminjamannya dari Mainz. Selain dipinjam selama 18 bulan, Jean-Philippe Mateta juga bisa dipermanenkan oleh The Eagles jika performanya selama 18 bulan kedepan berjalan bagus.

Siapa yang Terbaik Antara Messi dan Ronaldo? Ini Jawaban Melo

0

Gelandang Juventus Arthur Melo adalah satu dari sedikit pemain yang memiliki hak istimewa untuk bermain dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Pemain berusia 24 tahun itu sekarang berbicara tentang perbandingan abadi antara kedua pemain tersebut.

Pemain asal Brasil itu bergabung dengan Barcelona pada 2018 dan diharapkan menjadi pewaris Xavi. Namun, kepindahannya ke Catalunya tidak sukses. Dia kemudian bergabung dengan Juventus pada musim panas 2020 sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran dengan Miralem Pjanic. Gelandang tersebut telah memainkan 10 pertandingan di bawah arahan Andrea Pirlo musim ini, tetapi belum mampu memperkuat posisinya di skuad.

Pada tahun 2019, Arthur Melo pernah menyatakan bahwa Lionel Messi adalah pemain terbaik dalam sejarah, tetapi sekarang tampaknya dia telah menarik kembali kata-katanya.

Saat ditanya siapa pemain terbaik antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, bintang Juventus itu mengatakan kepada Desimpedidos:

“Cristiano Ronaldo mengekspresikan dirinya lebih dari Messi dan dia bergaul dengan semua orang di ruang ganti. Dia sangat aktif di ruang ganti. Dia berbicara kepada semua orang dan memiliki hubungan yang baik dengan semua orang. Mungkin fakta bahwa kami berbicara dalam bahasa yang sama membuatnya lebih mudah. Setiap orang memiliki caranya sendiri untuk menunjukkan kepemimpinan. Messi melakukannya dengan tindakan.”

Dia melanjutkan: “Dia mendemonstrasikannya saat menerima bola, dengan keinginannya untuk memenangkan pertandingan dan semua rekan satu timnya memperhatikan hal ini. Saya akan memilih Cristiano (sebagai yang terbaik sepanjang masa), kami bermain bersama. Saya tidak begitu dekat dengan Cristiano sehingga saya berkeliling rumahnya untuk minum kopi, tapi kami memiliki hubungan yang baik.”

Arthur Melo memiliki peluang untuk memenangkan treble bersama Juventus musim ini, sesuatu yang tidak pernah diraihnya bersama Lionel Messi dan Barcelona.

Arthur Melo juga mengungkapkan bahwa dia terkesan dengan perlakuan Cristiano Ronaldo terhadap rekan satu timnya dan cara dia berlatih. Penyerang Portugal itu dikenal sebagai salah satu pemain paling pekerja keras sepanjang masa.

Mantan pemain Barcelona itu menjelaskan: “Cristiano tidak pernah mundur jika ada rekan setimnya yang membutuhkan sesuatu dan dia selalu melakukannya dengan tekad yang kuat. Dia berlatih seperti binatang buas, dia tidak tahu kapan harus beristirahat dan dia mendorong Anda untuk memberikan segalanya. Dia selalu mengatakan kepada saya apa yang harus dimakan.”

BACA JUGA:

AC Milan Resmi Mendaratkan Mario Mandzukic ke San Siro

Lionel Messi Dilarang Tampil Dalam 2 Pertandingan setelah Menerima Kartu Merah Perdana

Romelu Lukaku Enggan Hengkang dari Inter Milan setelah Diminati Manchester City

AC Milan Resmi Mendaratkan Mario Mandzukic ke San Siro

AC Milan akhirnya resmi mendatangkan Mario Mandzukic dengan status bebas transfer untuk menambah kekuatan mereka di paruh kedua musim 2020/21 ini. Penyerang asal Kroasia itu telah menyetujui kontrak hingga akhir musim dan akan mengenakan nomor punggung 9 bersama Il Rossoneri.

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli pada awal tahun 2021 ini memang tengah mencari seorang penyerang berpengalaman sebagai tandem Zlatan Ibrahimovic di lini depan. Hingga akhirnya manajemen AC Milan memilih Mario Mandzukic untuk didatangkan secara gratis untuk memenuhi permintaan dari pelatih berusia 55 tahun tersebut.

Penyerang berusia 34 tahun itu sebelumnya memperkuat klub asal Qatar, Al Duhail tetapi hanya bertahan hingga pertengahan tahun 2020 lalu. Kini dirinya kembali bermain di Serie A setelah menyetujui kontrak dengan Il Rossoneri sampai akhir musim ditambah opsi perpanjangan satu tahun.

Sebelum resmi ke San Siro, pemain asal Kroasia ini sempat diincar oleh beberapa klub Eropa seperti Celta Vigo, Aston Villa dan West Ham United. Tetapi ia lebih tertarik menerima tawaran dari AC Milan yang saat ini sedang dalam perburuan Scudetto musim 2020/21.

Mario Mandzukic diharapkan bisa menjadi duet yang cocok bersama Zlatan Ibrahimovic di lini depan tim asuhan Stefano Pioli tersebut. Sebab sejauh ini hanya Zlatan Ibrahimovic yang menjadi pencetak gol bagi AC Milan hingga mengangkat posisi mereka di papan atas klasemen sementara Serie A sejauh ini.

Pengalaman pemain berusia 34 tahun tersebut di Serie A tentu tidak perlu dipertanyakan lagi, sebab ia pernah bermain di Italia bersama Juventus sekitar lima tahun. Total sudah 31 gol yang dicetak olehnya selama bermain di Serie A dalam 118 penampilan bersama La Vecchia Signora.

Stefano Pioli sangat membutuhkan kemampuannya dalam mencetak gol juga pengalaman Mario Mandzukic untuk membantu timnya tetap tampil konsisten di Serie A hingga akhir musim. Karena dalam beberapa pertandingan terakhir, lini depan AC Milan kurang memuaskan pelatih berusia 55 tahun tersebut saat ditinggal oleh Zlatan Ibrahimovic yang mengalami cedera.

Penyerang asal Kroasia itu telah bermain di tiga liga top Eropa sejauh ini bersama Juventus, Bayern Munchen dan Atletico Madrid. Dari 256 pertandingan di tiga liga tersebut, Mario Mandzukic tercatat telah 96 gol serta 39 assist untuk ketiga tim tersebut.

Lionel Messi Dilarang Tampil Dalam 2 Pertandingan setelah Menerima Kartu Merah Perdana

0

Mega bintang asal Argentina tersebut harus menerima hukuman larangan bermain dalam dua pertandingan kedepan setelah dirinya mendapat kartu merah untuk yang pertama kali sepanjang karirnya sebagai pemain. Ia akan absen saat Barcelona menghadapi Cornell di Copa Del Rey dan Elche di La Liga.

Lionel Messi mendapat kartu merah secara perdana dalam karirnya sebagai seorang pemain ketika Barcelona takluk 3-2 dari Athletic Bilbao di final Supercopa de Espana pada Senin (18/1) lalu. Pemain berusia 33 tahun itu diganjar kartu merah setelah dirinya melakukan pelanggaran terhadap Asier Villalibre pada babak kedua tambahan di pertandingan tersebut.

Setelah pertandingan, Lionel Messi bisa saja dijatuhi hukuman 12 pertandingan karena secara sengaja melanggar pemain tersebut saat tidak sedang memegang bola. Namun baru-baru ini, pihak RFEF telah memberikan hukuman kepadanya berupa larangan tampil dalam dua pertandingan Barcelona selanjutnya.

Kini sudah dipastikan kalau dirinya harus absen ketika timnya menghadapi Cornell di ajang Copa Del Rey pada Jumat (22/1) dan Elche pada Minggu (24/1) di La Liga. Kehilangan pemain tersebut jelas akan memberikan dampak cukup besar bagi tim asuhan Ronald Koeman yang kini sedang berjuang untuk berada di papan atas La Liga musim ini.

Penyerang berusia 33 tahun tersebut diprediksi akan kembali tampil ketika Barcelona menjamu Athletic Bilbao pada pekan ke-12 La Liga pada Minggu (1/2) dini hari nanti. Tim asuhan Ronald Koeman tersebut kini masih menempati urutan ketiga pada klasemen sementara dengan perolehan 34 poin, berjarak tiga poin dari Villareal yang ada dibawahnya saat ini.

Romelu Lukaku Enggan Hengkang dari Inter Milan setelah Diminati Manchester City

Penyerang asal Belgia tersebut kabarnya masih ingin bertahan di Inter Milan walaupun dikaitkan dengan Manchester City yang tengah mencari pengganti Sergio Aguero.

Romelu Lukaku saat ini telah mencetak 51 gol untuk Inter Milan sejak bergabung dari Manchester United pada tahun 2019 lalu. Hal tersebut membuatnya kini dikabarkan menarik perhatian Pep Guardiola yang berniat untuk mendatangkannya sebagai pengganti Sergio Aguero di Etihad Stadium.

Pemain asal Argentina itu kontraknya akan segera berakhir bersama The Cityzens pada akhir musim 2020/21 ini. Manajemen klub juga tidak berniat untuk memberinya perpanjangan kontrak karena Sergio Aguero telah menginjak umur 32 tahun serta sering mengalami cedera dalam beberapa waktu terakhir.

Walaupun menarik minat dari klub sebesar Manchester City, Romelu Lukaku tidak tertarik sama sekali untuk bergabung bersama tim asuhan Pep Guardiola tersebut menurut laporan dari Express. Dalam laporan tersebut mengatakan bahwa pemain berusia 27 tahun ini masih betah untuk berseragam Inter Milan setelah Express Sport bertanya kepada perwakilan mantan pemain Everton itu.

Kini dirinya sedang bahagia dibawah asuhan Antonio Conte sebab ia bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk mencetak banyak gol bersama Inter Milan. Untuk Antonio Conte sendiri, pemain asal Belgia itu menjadi aset penting untuknya dalam perburuan gelar Scudetto musim ini.

Kini Inter Milan masih terus mengejar AC Milan di puncak klasemen Serie A karena keduanya hanya berjarak tiga poin saat ini. Pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras Romelu Lukaku yang sukses mencetak 12 gol dalam 17 penampilan di Serie A 2020/21.

Sementara Manchester City sendiri saat ini sedang sangat membutuhkan seorang penyerang setelah Sergio Aguero harus absen karena cedera ditambah Gabriel Jesus yang tampil tidak konsisten. Bahkan dalam empat pertandingan terakhir, Pep Guardiola memasang Riyad Mahrez, Phil Foden dan Bernardo Silva sebagai pemain depan padahal ketiga pemain tersebut bukan berposisi sebagai penyerang.

Walaupun mengalami krisis pemain depan, Pep Guardiola masih bisa mengangkat timnya ke posisi dua pada klasemen sementara Premier League dan hanya berjarak dua poin dari Manchester United yang berada diatasnya. Selain itu, Manchester City juga masih memiliki satu pertandingan sisa melawan Aston Villa di laga selanjutnya.

Translate »