Neymar Terancam Sanksi Empat Pertandingan Setelah Berkelahi di Lapangan

Pemain bintang Neymar menghadapi sanksi empat pertandingan karena menyerang Alvaro Gonzalez.

0
13
neymar
81

Pemain bintang Neymar menghadapi sanksi empat pertandingan karena menyerang Alvaro Gonzalez setelah dia menuduh bek Marseille itu mengatakan hal rasis kepadanya, menurut mantan pemain sayap Paris Saint-Germain Jerome Rothen.

Superstar Brasil Neymar adalah satu dari lima pemain yang dikeluarkan dari lapangan karena berkelahi pada akhir laga Classique, yang dimenangkan Marseille dengan skor 1-0 di Parc des Princes.

Pemeriksaan VAR setelah itu menunjukkan Neymar memukul bagian belakang kepala Alvaro, dengan penyerang itu kemudian mengatakan bahwa dia menjadi sasaran penghinaan rasial, tuduhan yang telah dibantah oleh lawannya sejak itu.

PSG dan Marseille telah mendukung penuh pemain mereka masing-masing dan menunggu tinjauan dari badan pengatur sepak bola Prancis, Ligue de Football Professionnel (LFP).

Keputusan bisa dibuat paling cepat Rabu dan Rothen memperkirakan Neymar akan terkena skorsing yang diperpanjang.

“Untuk Neymar, ini akan menjadi empat pertandingan, saya yakin,” katanya kepada RMC Sport.

“Saya pernah berada dalam situasi itu sebelumnya setelah berkelahi di lapangan. Saya mendapatkan sanksi empat pertandingan,” tambahnya.

Selain Neymar, PSG juga kehilangan Leandro Paredes dan Layvin Kurzawa yang dikeluarkan dari lapangan dalam pertandingan sengit tersebut, sementara Jordan Amavi dan Dario Benedetto mendapat kartu merah untuk Marseille.

Juara bertahan Ligue 1 dan finalis Liga Champions PSG telah memulai musim 2020-21 mereka dengan kekalahan beruntun, setelah juga dikalahkan 1-0 oleh Lens pekan lalu.

Pasukan Thomas Tuchel akan kembali beraksi pada pertengahan pekan ini dengan pertandingan kandang melawan Metz, sebelum menghadapi Nice, Reims dan Angers dalam 16 hari ke depan.

PSG adalah tim yang bertabur bintang, namun tampaknya untuk saat ini mereka tidak memiliki sosok pemimpin di lapangan yang bisa mengendalikan situasi dengan baik. Kepergian Thiago Silva tampaknya menyakiti PSG, karena pemain tersebut merupakan sosok pemimpin yang bisa mempertahankan fokus timnya untuk meraih kemenangan.

Neymar salah satu pemain yang kemungkinan ditugaskan sebagai pemimpin para pemain di PSG, namun bintang asal Brasil itu memiliki kesulitan dalam mengendalikan emosinya, terutama di situasi pertandingan yang sengit.

BACA JUGA:

Pierre-Emerick Aubameyang dan Jack Grealish Perpanjang Kontrak

Manajer Chelsea Berharap Werner Fit Untuk Hadapi Liverpool

Carragher: Chelsea Bisa Melangkah Mundur dengan Transfer Boros Mereka

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.