Neymar Banyak Buang Peluang, Begini Tanggapan Pelatih PSG

Manajer Paris Saint-Germain Thomas Tuchel telah membela striker Neymar dan Kylian Mbappe setelah mereka gagal mencetak gol di final Liga Champions.

0
34
neymar
81

Manajer Paris Saint-Germain Thomas Tuchel telah membela striker Neymar dan Kylian Mbappe setelah mereka gagal mencetak gol dalam kekalahan 1-0 tim mereka di final Liga Champions melawan Bayern Munich.

Neymar cs kehilangan peluang mereka dan kemudian kehabisan tenaga dan ide setelah istirahat. Di sisi lain, mantan lulusan akademi PSG Kingsley Coman, yang meninggalkan klub pada tahun 2014 secara gratis untuk bergabung dengan Juventus, mencetak gol kemenangan Bayern pada babak kedua.

Neymar dan Mbappe, yang direkrut dengan nilai gabungan 400 juta euro, tidak mencetak gol di Lisbon meskipun memiliki peluang yang melimpah. Tuchel, bagaimanapun, menolak untuk menyalahkan salah satu dari pemain tersebut atas kekalahan timnya.

“Neymar menjalani turnamen yang hebat, dia tidak bisa melakukan segalanya,” kata manajer asal Jerman itu.

“Mbappe, merupakan keajaiban dia bersama kami setelah mengalami cedera serius [pergelangan kaki] [pada Juli],” tambahnya.

Marquinhos menggemakan pendapat pelatihnya, dengan menambahkan bahwa dia bangga dengan kemajuan yang dibuat Les Parisiens musim ini.

“Kami adalah tim, ini bukan kesalahan individu. Kami harus bangga dengan tim kami. Tidak ada yang mengira kami akan tampil dengan baik di musim ini. Kami kecewa karena kami menginginkan lebih, tetapi kami harus terus seperti ini, berkorban, bekerja untuk satu sama lain. Kami harus memikirkan musim berikutnya dan melihat apa yang bisa kami lakukan dengan lebih baik,” tambahnya.

“Saat ini sulit untuk tidur, sulit untuk berbicara, sulit untuk dijelaskan. Tapi, mulai besok, setidaknya saya sendiri, dan saya yakin rekan setim saya juga, kami akan mulai lagi. Kami telah membangun sesuatu yang sangat, sangat penting untuk klub,” tambah gelandang Ander Herrera yang kecewa.

Tuchel mengatakan bahwa final yang menegangkan bisa saja berlangsung baik.

“Itu adalah pertarungan. Kami memberikan segalanya, kami memberikan hati kami, segalanya, di lapangan. Anda tidak bisa mengontrol hasil. Saya merasa gol pertama akan menentukan final. Saya kecewa tapi tidak terlalu berlebihan. Kami sangat, sangat dekat. Apa yang kami butuhkan untuk menang? Gol pertama. Jika kami mencetak gol pertama, kami akan memenangkan pertandingan dengan skor yang sama,” ujarnya.

Ditanya apakah dia masih akan memimpin tim PSG musim depan, dia berkata: “Saya memiliki kontrak, hanya itu yang bisa saya katakan.”

BACA JUGA:

Miralem Pjanic Positif Covid-19

Bayern Munchen Klub Pertama yang Menyapu Bersih Kemenangan di Champions League!

Pepe Reina Gabung Lazio Demi Bermain di Champions League

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.