Gelandang Barcelona Miralem Pjanic mengungkapkan kekesalannya karena kurangnya waktu bermain yang ia dapatkan. Gelandang itu bergabung dengan Barcelona dari Juventus musim panas lalu dan gagal mendapatkan waktu bermain reguler bersama raksasa Catalan.

Pjanic bergabung dengan Barcelona dari Juventus dalam kesepakatan pertukaran yang membuat Arthur Melo bergabung dengan Bianconeri. Juventus membayar 72 juta euro untuk Arthur sementara Barcelona menghabiskan 60 juta euro untuk Pjanic.

Penggemar Barcelona sangat antusias dengan prospek mendatangkan Miralem Pjanic, yang telah berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik di Eropa selama empat tahun bersama Juventus.

Pjanic memainkan peran kunci saat Juventus memenangkan empat gelar Serie A dan dua gelar Coppa Italia selama waktunya di klub itu. Dia masuk dalam Tim Terbaik Serie A untuk musim 2015-16, 2016-17, 2017-18, dan 2018-19.

Miralem Pjanic bergabung dengan Barcelona dengan harapan besar di pundaknya karena ia diharapkan menjadi pengganti yang ideal untuk Andres Iniesta, yang meninggalkan klub pada musim panas 2018.

Namun, pemain berusia 30 tahun itu gagal melakukannya dan menyalahkan kurangnya peluang bermain minim hingga ia tak banyak memberikan dampak di tim Barcelona. Pjanic secara terbuka mengungkapkan rasa frustrasinya, tetapi bertekad untuk membalikkan keadaan.

“Alasan pasti mengapa saya tidak memiliki waktu bermain seperti yang diharapkan, saya tidak tahu. Saya terus bekerja keras dan saya harus menghormati keputusan yang diambil, meskipun saya tidak setuju. Saya ingin meninggalkan jejak saya di klub ini,” kata Miralem Pjanic kepada Telefoot.

Miralem Pjanic yakin pertandingan Barcelona dengan PSG di Liga Champions tidak akan mudah

Miralem Pjanic memberikan peringatan kepada rekan setimnya di Barcelona jelang laga melawan PSG di babak 16 besar Liga Champions, pertengahan pekan ini. Gelandang Bosnia itu mengatakan bahwa pertandingan tidak akan mudah untuk kedua tim, dan PSG sangat ingin memenangkan Liga Champions.

“Ini pertandingan 16 besar, dan itu tidak akan mudah bagi kedua tim. Bagi kami, suporter dan klub, sangat penting untuk mengalahkan PSG. Yang benar-benar diinginkan PSG adalah Liga Champions karena bagi mereka memenangkan Ligue 1 hampir menjadi kewajiban,” kata Miralem Pjanic.

Pjanic akan berharap bahwa dia akan diberi kesempatan untuk membuat pengaruh di Barcelona saat raksasa Catalan itu mendekati fase krisis musim mereka.

BACA JUGA:

5 Rekrutan Termahal Bayern Munchen

Jordan Ayew Minta Crystal Palace Segera Mengembalikan Performa Meskipun Tanpa Wilfried Zaha

Ilkay Gundogan Punya Keinginan untuk Pensiun di Manchester City

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.