Mike D’Antoni akan menjadi asisten pelatih Brooklyn Nets, mempertemukannya kembali dengan mantan point guard MVP-nya, pelatih Nets Steve Nash.

Nets mengumumkan perekrutan D’Antoni, Amar’e Stoudemire dan asisten Ime Udoka, yang menghabiskan tujuh dari delapan musim terakhir sebagai staf Gregg Popovich dengan San Antonio Spurs.

Nash telah membangun staf pelatih yang kuat untuk musim pertamanya sebagai pelatih kepala, termasuk pelatih kepala asosiasi Jacque Vaughn. Nets diperkirakan menjadi salah satu pesaing kejuaraan NBA dengan kembalinya Kyrie Irving dan debut Kevin Durant di Brooklyn.

Udoka menghabiskan tujuh tahun sebagai asisten di bawah Popovich bersama Spurs dan musim 2019-20 sebagai asisten teratas bersama Brett Brown di Philadelphia 76ers. Dia telah menjadi kandidat untuk beberapa pekerjaan pelatih kepala dalam beberapa tahun terakhir.

Bagi D’Antoni dan Nash, ini adalah ketiga kalinya mereka akan bersama, termasuk pada periode tahun 2004 hingga 2008 yang tak terlupakan bersama Phoenix Suns yang menjadi saksi lahirnya serangan “Seven Seconds or Less” dan munculnya Nash sebagai salah satu Hall of Fame dalam sistem itu.

D’Antoni melatih Nash di Los Angeles Lakers (2012 hingga 2014) namun mereka gagal meraih sukses setelah cedera membatasi waktu bermain dan efektivitas Nash.

D’Antoni, 69 tahun, adalah salah satu pelatih paling sukses dan inovatif dari generasi ini. Dia menghabiskan empat tahun terakhir bersama Houston Rockets sebelum memilih pergi tanpa perpanjangan kontrak di akhir musim 2019-20.

Dia memiliki rekor 217-101 dalam empat musim sebagai pelatih Rockets, berhasil lolos sekali ke final Wilayah Barat dan tiga kali ke semifinal konferensi. D’Antoni, yang berhasil dua kali meraih penghargaan Pelatih NBA terbaik, memimpin Rockets untuk meraih persentase kemenangan tertinggi di Wilayah Barat selama empat tahun terakhir (0,682), hanya tertinggal dari Toronto Raptors (0,695) di seluruh liga.

Namun tampaknya kini ia ingin menghabiskan waktu sebagai asisten pelatih, sembari menemani Steve Nash untuk meraih prestasi yang membanggakan bersama Brooklyn Nets di NBA.

BACA JUGA:

Gawat! Barcelona Terancam Bangkrut, Pemotongan Gaji Jadi Harapan Terakhir

Sheffield United vs Manchester City: 3 Poin Penting dari Kemenangan Tipis Sterling Cs

Pep Guardiola Tepis Kabar Bahwa Ia Bisa Kembali ke Barcelona

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.