Beranda Sepakbola Italia Matthijs De Ligt Ungkap Perbedaan Antara Eredivisie dengan Serie A

Matthijs De Ligt Ungkap Perbedaan Antara Eredivisie dengan Serie A

0
Matthijs De Ligt Ungkap Perbedaan Antara Eredivisie dengan Serie A

Bek asal Belanda itu mengungkap beberapa perbedaan antara bermain di Eredivisie dengan Serie A dalam sebuah wawancara yang dilakukan The Athletic beberapa waktu lalu.

Setelah tampil bersama Ajax pada musim 2018/19, Matthijs De Ligt kemudian diboyong oleh Juventus pada pertengahan 2019 lalu. Ia dibeli dengan harga lebih dari 80 juta euro dan kini sudah menjalani 36 pertandingan di Serie A bersama La Vecchia Signora.

Baru-baru ini, bek berusia 21 tahun tersebut menjalani wawancara dengan salah satu media olahraga yang bermarkas di Amerika Serikat yakni The Athletic. Dalam wawancara tersebut, dirinya ditanya beberapa hal tentang perbedaan ketika dirinya berseragam Ajax dan Juventus saat ini.

“Saat baru bergabung, tentu sangat berbeda ketimbang si Ajax. Di Juventus, saya melupakan beberapa hal yang sudah saya pelajari saat masih di Ajax,” ucap Matthijs De Ligt kepada The Athletic.

“Di Ajax, saya lebih sering memperhatikan gerak-gerik penyerang ketika mengawal mereka. Sementara di Juventus, saya diharuskan bisa kompak dalam tim dengan memperhatikan rekan-rekan yang berada di lapangan,”

“Pada awalnya saya tidak terbiasa dengan itu sebab dibawah arahan Sarri, bertahan adalah salah satu faktor penting. Akibatnya saya jadi ragu dalam mengambil keputusan dan beberapa kali sempat membuat kesalahan yang merugikan tim,”

“Di Italia, Anda akan selalu bertemu dengan penyerang bagus yang selalu sulit untuk dihadapi. Sementara di Belanda, mereka lebih banyak menguasai bola dan tentu hal tersebut akan lebih memudahkan seorang bek.” tutup De Ligt.

Musim lalu, ia sempat dicadangkan dalam beberapa pertandingan oleh Maurizio Sarri karena masih kesulitan dalam beradaptasi. Tetapi, saat ini dirinya sudah menjadi bagian vital Juventus sejak ditangani oleh Andrea Pirlo mulai musim 2020/21.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
%d blogger menyukai ini: