Antonio Conte kabarnya sedang didekati oleh salah satu klub besar Premier League, Tottenham setelah dirinya mengundurkan diri sebagai pelatih Inter Milan.

Setelah memenangkan Scudetto musim ini, Antonio Conte justru memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pelatih Inter Milan. Hal ini dikarenakan manajemen klub tidak dapat mendukung keinginannya dalam perekrutan pemain-pemain baru pada musim panas 2021.

Alasan kenapa Inter Milan tidak dapat membeli banyak pemain pada bursa transfer mendatang dikarenakan masalah finansial yang tengah mereka alami. Padahal, Antonio Conte meminta beberapa nama baru untuk memperkuat tim berjuluk Il Nerazzurri tersebut agar bisa lebih bersaing di Champions League.

Kini pelatih berkebangsaan Italia tersebut dikabarkan sedang didekati oleh Tottenham, menggantikan posisi Jose Mourinho yang dipecat oleh klub beberapa bulan lalu. Sebab Antonio Conte dinilai bisa membawa The Spurs untuk bersaing di papan atas Premier League musim depan.

Antonio Conte memang sempat berkarier di Premier League beberapa tahun lalu, lebih tepatnya pada periode 2016-2018 kala menangani Chelsea. Selama menjadi manajer Chelsea, pelatih berumur 51 tahun tersebut sukses memenangkan Premier League dan FA Cup.

Selain mendekati Antonio Conte, Tottenham juga berencana untuk merekrut Fabio Paratici kedalam manajemen klub setelah beberapa waktu lalu mengundurkan diri dari Juventus. Fabio Paratici kemungkinan besar bakal ditunjuk sebagai direktur olahraga klub dan diharapkan bisa bekerja sama dengan Antonio Conte ketika telah resmi bergabung.

Tottenham juga tengah mencoba untuk mendekati mantan pelatih Juventus musim 2019/20 lalu yakni Maurizio Sarri yang masih belum menangani sebuah klub. Meskipun begitu, Maurizio Sarri terus dikaitkan bakal bergabung dengan klub-klub dari Italia pada musim depan.

Ketertarikan Tottenham untuk mendatangkan Antonio Conte, Fabio Paratici dan Maurizio Sarri bertujuan agar mencegah Harry Kane hengkang dari klub. Sebab penyerang asal Inggris itu mengaku ingin pindah ke klub lain pada musim panas ini, setelah klub hanya finish di urutan tujuh klasemen akhir Premier League.

Selain mencegah Harry Kane hengkang, Tottenham juga berharap kehadiran beberapa sosok yang telah disebut tadi bisa mengangkat performa tim untuk bersaing di papan Premier League musim depan. Karena manajemen klub kini berkeinginan untuk melihat Tottenham berkompetisi dengan tim-tim terbaik di Eropa, ketimbang hanya berkompetisi di Europa League atau Conference League.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.