Manchester United mungkin melihat ke Borussia Dortmund untuk melakukan belanja musim panas mereka tetapi mereka pernah ditolak gelandang Emre Can yang dengan tegas mengesampingkan kepindahan ke Old Trafford karena sejarahnya bersama Liverpool.

Manchester United telah dikaitkan dengan kepindahan senilai 100 juta pounds untuk pemain sayap Dortmund Jadon Sancho. Setan Merah juga mengawasi striker berusia 19 tahun Erling Braut Haaland, yang mereka coba tangkap pada Januari lalu.

Selama bursa transfer musim dingin itu Ed Woodward membuat pendekatan untuk Can, yang saat itu di Juventus. Namun pemain berusia 27 tahun itu menolak beralih ke Old Trafford karena kesetiaannya kepada mantan klub Liverpool.

Can mengonfirmasi pendekatan itu sambil membandingkan Manchester United dengan klub raksasa Jerman Bayern Munich.

“Perbandingannya cocok,” Can mengatakan kepada Sport Bild.

“Kedua klub itu adalah klub yang terbiasa juara dan memiliki kekuatan besar. Selain itu, nama-nama besar seperti Bastian Schweinsteiger dan Owen Hargreaves bermain untuk kedua klub itu. Tetapi saya tidak akan pernah bermain untuk Manchester United karena waktu saya di Liverpool. Hati saya tidak akan membiarkan saya melakukan itu. Persaingan antar klub sangat besar,” tambahnya.

Emre Can memiliki empat tahun yang menyenangkan di Merseyside sebelum kontraknya berakhir dan ia pindah ke Serie A. Dia telah dipinjamkan ke Dortmund, yang dia pilih karena mereka memiliki banyak kesamaan dengan Liverpool.

emre can manchester united

“Saya sangat bersemangat datang ke sini,” tambahnya ketika ditanya apakah kedua klub itu memiliki banyak kesamaan.

“Ketika saya datang ke Dortmund di musim dingin, saya membandingkan banyak hal di sini dengan Liverpool. Kedua klub sangat mirip, memiliki lingkungan yang akrab dan penggemar unik. Dan: Keduanya mencintai Jurgen Klopp!”

Emre Can kesulitan sejak pindah ke Juventus dan masa depannya bisa berada jauh dari Stadion Allianz.

“[Maurizio] Sarri tidak pernah memberi saya kesempatan, jadi saya melewati saat-saat yang sangat sulit,” Can menjelaskan.

“Saya adalah bagian penting dari tim tahun sebelumnya, memenangkan Scudetto dan bermain bagus di Liga Champions. Bagaimanapun, Juve tetap menjadi babak yang indah dalam karier saya.”

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.