Liverpool resmi mendapatkan perusahaan penyedia apparel baru. Tim dengan jersey merah itu mengambil keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak dengan New Balance (NB). Sebelumnya NB sudah menjadi perusahaan penyedia apparel bagi tim tersebut sejak 2015 dalam kesepakatan yang berlangsung selama 2017.

Liverpool akhirnya mencapai kesepakatan dengan Nike. Tim yang bermarkas di Anfield itu sudah dikaitkan dengan kemungkinan untuk mendapatkan kontrak dengan Nike dalam beberapa bulan terakhir. Keinginan New Balance untuk memperpanjang kontrak juga membuat terdapat proses persidangan yang berlangsung berkaitan dengan adanya klaim klausul perpanjangan otomatis.

Proses persidangan tersebut menghasilkan keputusan yang menguntungkan bagi manajemen dari tim asuhan Jurgen Klopp tersebut. Klaim dari NB tidak memiliki bukti yang memadai setelah dipaparkan kepada pengadilan. Keputusan tersebut memberikan kesempatan bagi The Reds untuk mencapai kesepakatan dengan perusahaan apparel lain.

Seperti dilansir dari situs resmi klub, tim yang menjadi juara Champions League pada musim 2018/19 itu mencapai kesepakatan jangka panjang dengan Nike. Kesepakatan tersebut mulai berlaku pada musim 2020/21, dan tepatnya akan dimulai pada 1 Juni 2020. Tanggal tersebut ditetapkan setelah kontrak dengan NB sebelumnya sudah resmi memasuki hari terakhirnya.

Kesepakatan ini meliputi apparel untuk tim senior pria maupun wanita, skuat akademi, staff kepelatihan di seluruh tingkat, serta yayasan amal yang dimiliki klub. Awal dari penggunaan Nike sebagai jersey baru juga bersamaan dengan kepindahaan fasilitas latihan dari Melwood ke Kirkby, yang menjadi bagian dari investasi besar klub dalam beberapa tahun terakhir.

Daily Mail mengabarkan bahwa kesepakatan The Reds dengan Nike mencapai angka 80 juta pound per musim. Nilai kesepakatan tersebut dapat menjadi pendorong investasi klub dalam berbagai tingkat dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.