Beranda Sepakbola Inggris Legenda Arsenal Kecam Prinsip Solskjaer Usai Kekalahan di Old Trafford

Legenda Arsenal Kecam Prinsip Solskjaer Usai Kekalahan di Old Trafford

0
Legenda Arsenal Kecam Prinsip Solskjaer Usai Kekalahan di Old Trafford

Legenda Arsenal Tony Adams mengecam kurangnya prinsip manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer. Manajer asal Norwegia itu mengalami awal musim yang tidak konsisten, di mana timnya tampil sempurna di pertandingan piala dan Eropa, tetapi kesulitan di Liga Premier.

Dan contoh lain dari ketidakkonsistenan mereka terbukti pada akhir pekan. Setelah menghancurkan RB Leipzig dengan skor 5-0 pada pertengahan pekan, Manchester United memberikan catatan buruk saat melawan Arsenal pada hari Minggu. Setan Merah kurang memiliki gigitan dan intensitas, kalah 0-1 dalam pertandingan itu. Hasil tersebut menambah tekanan pada Ole dan menimbulkan pertanyaan tentang keefektifannya di kursi panas di Old Trafford.

Dan satu orang yang belum terkesan dengan metode Solskjaer di Manchester United adalah mantan pesepakbola Arsenal Tony Adams.

Adams mengatakan prinsip Solskjaer tidak terbukti di tim Manchester United

Legenda Inggris itu memulai dengan memuji Mikel Arteta, dengan menyebutkan bahwa filosofi manajer asal Spanyol itu mulai terbentuk di Emirates.

“Arteta, jika Anda menganalisis rekornya, mungkin tidak sebagus Emery di beberapa pertandingan pertama. Tapi apa yang bisa kita lihat dari Arsenal dan Arteta adalah dia punya sistem dan tahu apa yang dia lakukan. Anda bisa lihat apa yang dia coba untuk lakukan, dia mencoba membuat semua pemainnya bekerja keras. Aubameyang berlari kembali, setiap pemain memberi 100 persen. Para pendukung bereaksi atas hal itu, mereka melihat sikap para pemain,” ujar Adams.

Adams kemudian menunjukkan bahwa tidak seperti manajer Arsenal, prinsip Solskjaer tidak terbukti saat ini. Dia juga mengindikasikan bahwa upaya Ole belum membuahkan hasil di tim Manchester United.

“Saya tidak dapat melihat itu dengan Ole, saya tidak dapat melihat apa yang menjadi dasarnya, prinsip-prinsipnya. Saya tahu prinsip-prinsip Man Utd dan mereka tidak muncul dengan berkelas saat ini,” tambahnya.

Manajer Manchester United itu sendiri tampak bingung setelah kekalahan lain di kandang. Solskjaer kesulitan untuk menunjukkan alasan pasti dari kekalahan tersebut di akhir pertandingan.

“Ada banyak alasan. Kami bermain bagus namun merasa tidak menginjak pedal. Tapi bukan itu cara kerjanya karena ini adalah pertandingan besar dan mereka adalah tim yang sangat bagus. Kami harus benar-benar tepat dalam segala hal,” ujar Solskjaer.

Manajer asal Norwegia itu juga mengisyaratkan bahwa kurangnya konsistensi Manchester United menjadi perhatian.

“Kami bermain bagus melawan PSG, sedikit baik-baik saja melawan Chelsea dan kami sangat bagus melawan Leipzig. Kami menurun lagi hari ini dan itu inkonsistensi. Kami tidak mendapatkan respons yang kami harapkan,” ujarnya.

BACA JUGA:

Barcelona Mengincar Penyerang Benfica Sebagai Pengganti Luis Suarez

Lukaku Absen, Skriniar dan Sanchez Siap Diturunkan Melawan Real Madrid

Kalidou Koulibaly Ucapkan Permintaan Maaf Setelah Napoli Dikalahkan Sassuolo

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
%d blogger menyukai ini: