Beranda Sepakbola Inggris Lampard Bantah Dapat Perlakuan Khusus Sebagai Manajer di Chelsea

Lampard Bantah Dapat Perlakuan Khusus Sebagai Manajer di Chelsea

0
Lampard Bantah Dapat Perlakuan Khusus Sebagai Manajer di Chelsea

Manajer Chelsea Frank Lampard mengatakan bahwa dia tidak mengharapkan perlakuan khusus dari pemilik klub Roman Abramovich, meskipun menikmati hubungan yang panjang dan bermanfaat dengan miliarder Rusia tersebut.

Lampard menikmati fase paling sukses dalam karier bermainnya setelah Abramovich membeli klub itu pada tahun 2003. Frank Lampard pindah ke Chelsea dari West Ham United pada musim panas 2001. Dan di Stamford Bridge-lah ia berubah menjadi salah satu gelandang terbaik di generasinya.

Dia menikmati kesuksesan luar biasa bersama The Blues sebelum pindah sebentar ke Manchester City. Dia bergabung dengan klub MLS New York City FC sebelum akhirnya pensiun pada 2017. Frank Lampard memasuki dunia manajemen sepak bola dengan Derby County dan akhirnya kembali ke Chelsea pada musim panas 2019 untuk memimpin klub.

Berbicara dalam sebuah wawancara baru-baru ini, pria Inggris itu mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Abramovich tetapi kemudian mengklaim bahwa sejarah mereka bersama tidak menjaminnya untuk mendapat perlakukan khusus.

“Ketika pemilik datang ke Chelsea bertahun-tahun yang lalu, itu membantu karier saya. Mungkin saya akan pergi ke tempat lain, tapi untungnya, saya berada di klub yang memiliki pemilik yang membawa pemain masuk dan mengubah hidup saya. Saya mengerti itu tapi saya rasa itu tidak akan memberi saya bantuan sekarang,” kata Lampard

Lampard membawa The Blues finis di urutan keempat musim lalu di liga. Namun, manajer Chelsea tersebut baru-baru ini berada di bawah tekanan, setelah timnya berada di peringkat sembilan klasemen setelah 17 pertandingan.

Lampard juga melanjutkan dengan mengungkapkan bahwa dia selalu mendapat dukungan dari Chelsea, tetapi menegaskan dia belum mendapatkan hak untuk diperlakukan berbeda.

“Saya merasakan dukungan yang sangat besar dari klub ini, kembali ke sini untuk mengelola mereka dan cara kerjanya selama saya kembali. Selama saya di sini sebagai pemain, saya merasakan dukungan yang sangat besar selama 13 tahun dan pada akhirnya, saya meninggalkan klub karena mereka ingin beralih ke hal lain. Saya memahami apa itu sepak bola, saya memahami tuntutan dan ekspektasi, jadi saya rasa saya tidak berhak atas apa pun yang membuat saya keluar dari persamaan itu,” kata Frank Lampard.

BACA JUGA:

Manuel Neuer Terpilih Sebagai Pemain Terbaik Jerman 2020

Bernardo Silva Catatkan Brace, Manchester City Bungkam Birmingham City 3-0

Nyaris Comeback dari AS Roma, Inter Milan Gagal Pepet AC Milan di Pucuk Klasemen

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
%d blogger menyukai ini: