Juara Liga Inggris, Klopp Tetap Anggap Pep Guardiola yang Terbaik

Liverpool mungkin telah berhasil mengalahkan Manchester City sebagai juara Liga Inggris minggu ini, namun Jurgen Klopp berpikir Pep Guardiola tetap menjadi pelatih terbaik di dunia.

0
20
jurgen klopp
82

Liverpool mungkin telah berhasil mengalahkan Manchester City sebagai juara Liga Inggris minggu ini, namun Jurgen Klopp berpikir Pep Guardiola tetap menjadi pelatih terbaik di dunia.

Kekalahan 2-1 Manchester City dari Chelsea pada pertengahan pekan memastikan pasukan Jurgen Klopp sebagai juara di musim 2019-20. Itu merupakan pertama kalinya mereka memenangkan liga utama sepak bola Inggris dalam 30 tahun terakhir.

Pasukan Guardiola telah memenangkan gelar dengan masing-masing meraih 100 dan 98 poin dalam dua musim sebelumnya, tetapi kali ini mereka tertinggal sejauh 23 poin di belakang Liverpool.

Daftar prestasi Klopp terus bertambah setelah sebelumnya ia berhasil membawa Liverpool untuk meraih gelar Liga Champions musim lalu. Sedangkan untuk Pep Guardiola, ia juga memiliki rentetan gelar yang luar biasa, termasuk bersama Barcelona dan Bayern Munich. Dan Jurgen Klopp masih memandang saingannya itu sebagai ahli taktik terbaik.

Ditanya apakah dia sekarang harus dianggap sebagai pelatih terbaik di dunia, Klopp mengatakan kepada Bild: “Saya tidak bisa melakukan apa pun dengan gelar ‘pelatih terbaik di dunia’. Tetapi saya tahu bahwa bersama dengan seluruh tim pelatih, kami adalah pelatih yang sangat baik. Tetapi saya pikir Pep Guardiola adalah pelatih terbaik di dunia.”

Sebelum musim ini, manajer asal Jerman itu hampir berhasil mendapatkan gelar bersama Liverpool ketika ia menelan kekalahan di babak final Piala EFL dan Liga Europa pada 2016. Selain itu ia juga kalah di final Liga Champions dua tahun kemudian.

Namun, Klopp meyakini bahwa kesinambungan telah menjadi kunci bagi performa timnya. Sebelumnya bersama Borussia Dortmund, Jurgen Klopp menempati posisi ketujuh di musim terakhirnya bersama klub itu setelah sejumlah pemain utamanya pergi.

“Saya tidak melakukan jauh berbeda dari saat kami mengalami kekalahan di final pada tahun-tahun sebelumnya,” tambah Klopp.

“Kami membuat banyak keputusan yang tepat bersama. Jika saya memiliki bakat, mungkin saya bisa menyatukan orang-orang yang sangat baik. Sebagai contoh, staf pelatih saya luar biasa, tetapi tidak ada resep tunggal.”

“Penting juga bagi kami untuk terus berkembang. Masalah di Dortmund adalah tim kami berantakan. Itu tidak terjadi di sini dan sekarang tim telah sangat konstan selama dua setengah tahun.”

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.