Beranda Sepakbola Italia Keisuke Honda Menyayangkan Bakat Besar Mario Balotelli yang Tidak Dikembangkan

Keisuke Honda Menyayangkan Bakat Besar Mario Balotelli yang Tidak Dikembangkan

0
Keisuke Honda Menyayangkan Bakat Besar Mario Balotelli yang Tidak Dikembangkan

Mantan pemain Timnas Jepang itu merasa mantan rekan setimnya di AC Milan, Mario Balotelli mempunyai bakat yang sangat besar. Akan tetapi ia sangat menyayangkan pemain tersebut tidak mengarah bakat itu dengan maksimal.

Satu dekade lalu, Mario Balotelli adalah salah satu pemain muda yang dinilai akan menjadi seorang pemain hebat saat itu. Sayangnya, hal tersebut tidak menjadi kenyataan tetapi justru ia malah membuat cukup banyak masalah kontroversial baik didalam maupun diluar lapangan.

Perjalanan kariernya di sepakbola Eropa bisa dibilang cukup bagus karena ia masih sempat berseragam beberapa klub top seperti AC Milan, Inter Milan, Liverpool dan Manchester City. Akan tetapi, ketika memperkuat klub-klub tersebut dirinya tidak mampu menampilkan performa terbaik hingga performanya kian menurun.

Saat ini ia masih bermain di klub Serie B yang berambisi untuk promosi ke Serie A musim depan yakni Monza. Walaupun usianya masih menginjak 30 tahun, ia baru tampil tujuh kali di Serie B karena mengalami serangkaian cedera yang harus dialaminya tetapi sudah mencetak dua gol untuk klub tersebut.

Salah satu rekan Mario Balotelli saat masih di AC Milan yakni Keisuke Honda merasa cukup miris dengan perjalanan karier yang tidak begitu bagus dari mantan rekannya tersebut. Padahal dirinya beberapa tahun lalu yakin kalau pemain asal Italia tersebut memiliki potensi yang besar untuk menjadi pemain hebat, tetapi Mario Balotelli tidak mengembangkan bakat itu dalam beberapa tahun terakhir.

“Seorang pemain yang mempunyai bakat besar. Sayangnya ia tidak melakukan apapun untuk mengembangkan bakatnya tersebut,” ucap Keisuke Honda kepada La Gazetta Dello Sport.

“Saat itu saya ingin mengubah rutinitas hariannya. Saya berkata ‘Mario, percayalah. Jika Anda ingin menjadi yang terbaik, maka bekerja keraslah untuk itu’,”

“Pada saat itu, ia membalas menatap saya untuk merespon hal tersebut dan benar saja keesokan harinya ia pergi ke gym 40 menit sebelum memulai sesi latihan rutin. Tetapi hal tersebut tidak bertahan lama sebab ia mengaku bosan. Itulah Mario.”.

Penyerang berumur 30 tahun tersebut sebenarnya sempat tampil cukup bagus ketika memperkuat AC Milan, Manchester City dan Nice karena mampu mencetak sepuluh gol pada beberapa musim. Tetapi setelah itu performanya terus menurun hingga akhirnya ia sering mengalami cedera seperti yang dialaminya sekarang.

Mario Balotelli masih memiliki kontrak bersama Monza hingga akhir musim 2020/21. Sebelum durasi kontraknya berakhir, ia tentu berkeinginan untuk bisa kembali tampil dan mencetak lebih banyak gol dari yang sudah dikumpulkan olehnya saat ini.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
%d blogger menyukai ini: