Juventus akan Siapkan Transfer CR7 Jilid Dua

0
132

Wakil Presiden Juventus Pavel Nedved mengaku Bianconeri siap mencetak rekor lagi dalam bursa transfer seperti saat mendatangkan Cristiano Ronaldo.

CR7 didatangkan oleh Juventus pada musim panas 2018 lalu. Ia diboyong dari Real Madrid dengan bandrol sekitar 100 juta euro.

Transfer itu bikin geger Italia. Sebab transfer itu menjadi rekor pembelian pemain termahal dalam sejarah kompetisi Serie A.

Perekrutan itu terbukti keputusan yang tepat. Ronaldo masih tetap prima dan mencetak banyak gol di musim perdananya dan bahkan dinobatkan sebagai MVP alias pemain terbaik Serie A 2018-19.
Tak Buang Kesempatan
Juve mengadakan pertemuan pemegang saham tahunan mereka pada hari Rabu kemarin. Di pertemuan itu, rencana klub untuk meraup 300 juta euro melalui peningkatan modal saham disetujui.

Ketika ditanya apakah Bianconeri dapat melakukan kesepakatan transfer lain yang selevel Ronaldo, Nedved menjawab: “Kami selalu siap untuk mengambil setiap kesempatan,” ujarnya seperti dilansir Football Italia.

“Kami telah berbicara tentang pengembangan dan kami ingin berkembang di semua lini, di atas semua sisi olahraga karena itu adalah bagian utama dari klub,” tegasnya.

“Dan dengan ini, saya rasa saya mengatakan segalanya,” sambung Nedved.
Pria asal Ceko ini kemudian diminta komentarnya terkait aksi Merih Demiral. Sang bek sebelumnya memberikan penghormatan berbau politik saat bermain bagi Turki.

Nedved ditanya apakah Demiral telah melanggar aturan klub. Dikatakannya, sang pemain tak melakukan kesalahan apa pun.

“Saya sudah bicara dengan anak itu. Kami ingin memahaminya lebih jauh. Itu adalah isyarat yang kuat tetapi, bagi kami, ia tidak melanggar kode etik kami,” tegasnya.

“Sekarang kami sedang menunggu keputusan yang dibuat oleh badan-badan FIFA,” pungkas Pavel Nedved.

Juventus saat ini berada di puncak klasemen Serie A dengan raihan 22 poin dari delapan laga. Pada pekan kesembilan ini, Cristiano Ronaldo dkk akan berduel melawan Lecce.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.