Hasil Pertandingan PSG vs Bayern Munich (0-1): Sapu Bersih dari The Bavarians

Pemain Bayern Munich Kingsley Coman muncul di tiang belakang untuk menyundul bola pada menit ke-59, yang memberikan keunggulan penting bagi timnya.

0
48
bayern munich
85

Bayern Munich memenangkan Piala Eropa untuk keenam kalinya dengan mengalahkan Paris St Germain 1-0 di final Liga Champions berkat gol dari mantan lulusan akademi PSG, Kingsley Coman.

Pemain Bayern Munich Kingsley Coman muncul di tiang belakang untuk menyundul bola pada menit ke-59, yang memberikan keunggulan penting bagi timnya.

Gol Coman mengamankan treble untuk Bayern Munich dan menghukum kegagalan PSG memanfaatkan peluang mereka di babak pertama dengan Neymar dan Kylian Mbappe sama-sama gagal mengalahkan kiper Manuel Neuer dari jarak dekat.

PSG bermain di final Piala Eropa pertama mereka setelah investasi miliaran euro dari keluarga kerajaan Qatar tetapi mereka gagal pada langkah terakhir menuju kejayaan. Itu bukan pertadandingan klasik atau pesta gol yang banyak diantisipasi, tetapi itu adalah pertarungan tempo tinggi dan pada akhirnya Bayern pantas tampil sebagai pemenang.

Klub Jerman itu mengklaim trofi klub elit Eropa dengan memenangkan setiap pertandingan di Liga Champions musim ini. Kemenangan tersebut juga melengkapi treble trofi untuk tim asuhan Hansi Flick setelah mereka juga memenangkan Bundesliga dan Piala Jerman.

Pelatih Bayern itu memilih untuk memulai pertandingan dengan Coman daripada Ivan Perisic di sayap kiri dan itu adalah keputusan yang tepat. Jerome Boateng dianggap fit untuk menjadi starter di pertahanan tengah Bayern Munich, setelah pulih dari cedera yang didapat dalam kemenangan semifinal atas Olympique Lyonnais.

Penjaga gawang PSG Keylor Navas juga kembali ke lineup awal mereka setelah pulih dari cedera. Setelah pembukaan permainan yang baik, Neymar mendapatkan peluang bagus di menit ke-18. Ia berlari ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kiri tetapi kaki Neuer yang terulur menggagalkan pemain Brasil itu.

Empat menit kemudian ancaman gol Bayern Munich, Robert Lewandowski, mendapatkan peluang di dalam kotak penalti, tetapi tembakannya membentur tiang. Pertaruhan Bayern untuk memainkan Boateng tampak keliru saat ia tertatih-tatih di menit ke-25, dan digantikan oleh Niklas Sule.

Gelandang rajin PSG Ander Herrera melakukan tendangan keras dari jarak jauh yang dibelokkan setelah itu, sementara di ujung lain sundulan melengkung Lewandowski dari jarak dekat memaksa Navas melakukan penyelamatan refleks yang bagus.

Mbappe, striker berbakat PSG yang merupakan pemenang Piala Dunia bersama Prancis, seharusnya tampil lebih baik sebelum jeda ketika ia mendapatkan peluang emas namun gagal menaklukkan Neuer.

Itu adalah awal yang buruk untuk babak kedua dengan kedua belah pihak kesulitan untuk menemukan ketenangan tetapi permainan menjadi hidup tepat sebelum waktu satu jam.

Setelah gerakan yang bagus di sisi kanan, Joshua Kimmich melepaskan umpan ke Coman di tiang belakang dan pemain itu mampu mendapatkan golnya. Coman kembali mengancam di area yang sama beberapa saat kemudian, setelah Thomas Mueller memberinya umpan silang, namun Thiago Silva mampu memblok tendangan volinya.

Bayern Munich mulai terlihat memegang kendali dan pelatih PSG Thomas Tuchel menanggapi dengan memasukkan gelandang Italia Marco Verratti dalam upaya untuk mengubah momentum.

Tapi tim Flick tidak berminat untuk melepaskan keunggulan mereka dan mereka berjuang untuk setiap bola dengan keuletan, mengurangi kemungkinan PSG untuk menemukan celah. Satu peluang terakhir memang datang, di waktu tambahan, ketika Mbappe mendobrak dari sayap dan mengumpan kepada Neymar, namun pemain itu masih melepaskan tembakan yang melebar.

Impian PSG telah berakhir, finalis debutan itu dikalahkan oleh determinasi, organisasi, dan konsistensi luar biasa dari juara Eropa enam kali yang tangguh.

“Begitu wasit meniup peluit akhir, kami berseri-seri. Sungguh melegakan. Lima menit perpanjangan waktu. Kami hanya menunggu peluit akhir ini. Itu mimpi bagi kami semua,” kata Neuer usai pertandingan.

Pemain internasional Kanada berusia sembilan belas tahun, Davies mengatakan kemenangan itu adalah keinginan yang menjadi kenyataan.

“Itu adalah sesuatu yang saya impikan sejak masih kecil. Memenangkan Liga Champions adalah segalanya untuk level klub, jadi saya senang kami bisa melakukannya dan saya senang menjadi bagian dari klub ini juga. Ini adalah musim yang bagus. Saya tidak memulai musim dengan baik, tapi yang penting adalah bagaimana Anda menyelesaikannya bukan bagaimana Anda memulai,” ujarnya.

Susunan line up PSG vs Bayern Munich

PSG XI (4-3-3): Keylor Navas; Thilo Kehrer, Thiago Silva (c), Presnel Kimpembe, Juan Bernat; Ander Herrera, Marquinhos, Leandro Paredes; Angel Di Maria, Neymar, Kylian Mbappe.

BAYERN MUNICH XI (4-2-3-1): Manuel Neuer (c); Joshua Kimmich, Jerome Boateng, David Alaba, Alphonso Davies; Leon Goretzka, Thiago Alcantara; Serge Gnabry, Thomas Muller, Kingsley Coman; Robert Lewandowski.

BACA JUGA:

Pepe Reina Gabung Lazio Demi Bermain di Champions League

7 Pemain Manchester City yang Dilepas dengan Harga Mahal

Persita Tangerang Beri Kepastian Tetap Berkompetisi di Liga 1 Indonesia

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.