Pemain Liverpool Harvey Elliott masih memegang rekor sebagai pemain termuda Premier League ketika ia melakukan debut bersama Fulham pada usia 16 tahun dan 30 hari.

Sejak itu ia menjadi pemain Liverpool termuda yang menjadi starter di pertandingan kompetitif untuk klub itu dan telah mengumpulkan total tujuh penampilan untuk tim utama musim ini. Dia baru berusia 17 tahun bulan lalu dan akan menandatangani kontrak profesional tiga tahun di Anfield dalam beberapa minggu mendatang.

Tapi itu bisa sangat berbeda bagi Elliott. Setelah menolak tawaran beasiswa Fulham tahun lalu, Paris Saint-Germain, Manchester City, Chelsea, Arsenal, dan bahkan Real Madrid tertarik untuk mengambil bakatnya.

Namun, Elliott berbicara tentang kepindahan ke Bernabeu yang bisa merupakan suatu langkah yang benar-benar dibenci pendukung Liverpool. Sebuah laporan dari The Athletic mengungkapkan bagaimana klub raksasa Spanyol itu sangat menginginkan tanda tangan dari sang pemain.

“Ada tur di Bernabeu dan kompleks tempat latihan mereka ketika mereka berusaha meyakinkan pemain termuda yang bermain di Premier League untuk pindah ke ibukota Spanyol musim panas lalu,” tulis laporan itu.

“Ketika mereka sampai di baju Sergio Ramos, yang digantung di dinding, Real Madrid memberikan tawaran untuk mengatur remaja berbakat itu untuk bertemu kapten mereka. Namun Elliott menolaknya.

“Tidak, tidak apa-apa, terima kasih. Saya tidak menyukainya setelah apa yang dia lakukan pada Mo Salah,” ujarnya.

harvey elliott

Tentu saja, Elliott merujuk ke pelanggaran Ramos ke Salah di laga final Liga Champions 2018 yang mengakibatkan bintang Liverpool itu meninggalkan lapangan sambil menangis. Elliott  sebenarnya di Kiev pada saat itu untuk menyaksikan timnya kalah 3-1 dari Real Madrid. Dan dia jelas tidak melupakan tindakan Ramos, seperti penggemar Liverpool lainnya.

Faktanya, pemain sayap kiri ini berharap untuk mengikuti jejak Salah di tahun-tahun mendatang, karena ia adalah pemain yang diidolakannya.

“Mo adalah Raja. Melawannya dalam latihan, saya belajar banyak hal. Saya sangat mengidolakan dia. Bahkan di gym, dia membantu dan menyuruh saya melakukan beban yang lebih tinggi untuk mendorong diri saya lebih banyak lagi. Dia sangat besar pengaruhnya terhadap para pemain muda.”

Tampaknya Elliott tidak hanya memiliki sikap tetapi juga kemampuan untuk menjadi legenda Liverpool.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.