Manchester United akan menantang LASK Linz pada laga lanjutan babak 16 besar Liga Eropa tengah pekan nanti. Di musim ini, tim asal Austria tersebut memang telah hadirkan kejutan. Lantas, tim seperti apa sebenarnya LASK Linz ini? Berikut adalah lima hal yang perlu anda ketahui tentang LASK Linz.

Klub Tertua di Austria Hulu

Klub-klub yang bertebaran di lima liga top Eropa, terutama di Inggris memang sudah dikenal sebagai klub-klub yang memiliki sejarah panjang. Namun, LASK Linz juga ternyata juga merupakan klub yang sudah berusia cukup tua. Klub ini didirikan pada tanggal 7 Agustus 1908 di ibukota Austria Hulu, Linz dan menjadi klub tertua di negara bagian Austria ini.

Pada awal berdirinya, klub ini bernama Linzer Sportclub. Barulah pada 14 September 1919, Linzer Sportclub berganti nama menjadi Linzer Athletik Sport-Klub. Apabila disingkat, nama ini menjadi Linzer ASK yang juga disingkat menjadi LASK. LASK pertama kali tampil di divisi teratas Austria saat itu, Gauliga Ostmark pada musim 1940/1941.

Juara Kompetisi Austria Pertama dari Luar Wina

Setelah beberapa kali melakoni pertandingan, LASK meraih kesuksesan terbesarnya di ajang Austrian League tahun 1965. Pada waktu itu, mereka berhasil keluar sebagai jawara Austrian League dan menjuarai Piala Domestik. Dengan merengkuh gelar juara ini, LASK menjadi klub pertama dari luar ibukota, Wina yang berhasil menjuarai Austrian League.

Sebelum menjadi juara Austrian League musim 1964/1965, LASK pernah tampil sebagai runner-up kompetisi ini di musim 1961/1962. LASK juga pernah menjadi runner-up Austrian Cup pada musim 1963/1964 sebelum menjadi juara di musim berikutnya. Usai menjuarai Austrian Cup, mereka juga pernah menjadi runner-up pada 1966/1967, 1969/1970 dan 1998/1999.

Prestasi di Kancah Eropa

Tak hanya sukses di dalam negeri, LASK Linz juga mampu berprestasi di kompetisi antarklub Eropa. Pada periode tahun 1963 hingga sebelum era 2000-an, klub ini telah mengikuti beberapa kompetisi dan tak jarang membuat kejutan bagi para lawan. Yang paling diingat, tentu saat mereka mengalahkan Inter Milan di putaran ke-2 UEFA Cup musim 1985/1986.

Selama berkompetisi di turnamen antarklub benua Eropa LASK hampir selalu tersingkir di awal-awal kompetisi. Namun, hal berbeda terjadi di ajang UEFA Intertoto Cup tahun 1996. LASK Linz mampu tampil di partai semifinal kompetisi ini. Sayang, langkah mereka harus terhenti oleh klub asal Rusia, Rotor Volgograd dengan kekalahan aggregat 2-7.

Dilatih Oleh Mantan Pemain Liga Inggris

LASK Linz memang sejauh ini belum pernah berhadapan dengan klub yang berasal dari Liga Inggris. Namun, bagi sang pelatih, Valérien Ismaël, Liga Inggris bukanlah kompetisi yang asing. Pasalnya, saat masih aktif bermain, ia pernah membela salah satu klub kontestan Liga Inggris, Crystal Palace.

Sepanjang karirnya sebagai seorang bek, Valérien Ismaël telah membela beberapa klub dari tiga negara berbeda, yakni Prancis, Inggris, hingga Jerman. Namun Crystal Palace menjadi satu-satunya klub asal Liga Inggris yang pernah ia singgahi selama karirnya. Sayang, selama membela Palace, ia tak pernah lesatkan satu pun gol.

Debutan Liga Eropa yang Sampai ke 32 Besar

Beberapa kali tampil di kompetisi Eropa seperti UEFA Cup dan UEFA Intertoto Cup, LASK Linz nyatanya hanya pernah tampil dua kali di Liga Eropa. Masing-masing penampilan tersebut mereka catatkan pada musim 2018/2019 dan musim 2019/2020 ini. Di musim lalu, LASK tumbang di babak kualifikasi ke-3 dan gagal menjadi debutan Liga Eropa musim itu.

Namun, cerita sudah berbeda. Musim ini, mereka tampil sebagai tim debutan dan keluar sebagai jawara Grup D, mengalahkan Rosenborg, Sporting Club dan PSV Eindoven. LASK kembali berikan kejutan setelah berhasil melewati hadangan AZ Alkmaar di babak 32 besar. Mereka kini menjadi satu dari dua tim debutan yang berhasil melaju ke babak 16 besar selain tim Inggris, Wolverhampton.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.