Penyerang Timnas Spanyol yang terus dikritik selama gelaran EURO 2020 berlangsung itu mendapatkan pembelaan dari rekannya, Cesar Azpilicueta. Bek Chelsea itu menyebut Alvaro Morata memiliki gaya bermain yang hebat dan menilai tidak mudah untuk menjadi suksesor Fernando Torres atau David Villa di Timnas Spanyol.

Alvaro Morata saat ini sudah menjalani seluruh pertandingan Timnas Spanyol sejak awal di EURO 2020. Tetapi dalam empat pertandingan tersebut, ia hanya mampu mencetak dua gol ketika berhadapan dengan Polandia dan Slovakia.

Catatan tersebut membuatnya banyak menerima kritikan, terutama dari orang-orang Spanyol yang tidak puas dengan performanya dalam mencetak gol sejauh ini. Baru-baru ini ia bahkan mendapat pesan ancaman yang mengarah ke istri dan anak-anaknya atas performa yang tidak sesuai ekspektasi orang-orang tersebut.

Kejadian ini membuat rekan setimnya di tim nasional, Cesar Azpilicueta angkat suara dan memberikan pembelaan terhadap penyerang berumur 28 tahun itu. Ia mengatakan bahwa seorang pesepakbola tidak masalah ketika mendapat kritikan saattidak mencetak gol atau bermain buruk, selama masih dalam batas wajar.

Bek Chelsea tersebut juga mengatakan Alvaro Morata saat ini mempunyai kemampuan yang hebat dalam permainannya. Tetapi, memang harus diakui untuk menjadi penerus Fernando Torres dan David Villa sebagai penyerang di Timnas Spanyol tidaklah mudah.

“Sebagai seorang pesepakbola, Anda harus mengerti bahwa Anda akan mendapat banyak penilaian dari publik berdasarkan performa di lapangan. Jika kami tidak mencetak gol atau gagal bermain bagus, maka kami akan mendapat kritik. Itu hal wajar dalam olahraga,” ucap Cesar Azpilicueta dilansir dari Marca.

“Seandainya saya gagal bermain bagus, saya tidak akan berharap kepada orang-orang dan pers untuk tidak mengatakan saya telah melakukannya dengan baik. Alvaro Morata terus berkembang dan menjadi lebih dewasa setiap hari. Ia sudah menerima tongkat estafet untuk menjadi penyerang di tim nasional,”

“Untuk menjadi suksesor David Villa dan Fernando Torres tidaklah mudah. Namun Alvaro Morata sudah belajar dan mengetahui bagaimana cara menghadapi tantangan yang dimilikinya sekarang,”

“Ia masih mempunyai kepercayaan diri tinggi, bukan karena torehan golnya. Tetapi karena memiliki kemampuan hebat hang ada dalam dirinya.” tutup Cesar Azpilicueta.

Pada musim 2020/21 lalu, penyerang berusia 28 tahun itu dipinjamkan ke Juventus dan mencatatkan 20 gol dan 12 assist 47 pertandingan di semua kompetisi. Catatan ini membuat Luis Enrique selaku pelatih Timnas Spanyol memanggilnya untuk bermain di EURO 2020.

Alvaro Morata dan penduduk Spanyol tentu ingin tim nasionalnya menjadi juara EURO 2020, karena sudah mencapai babak perempat final. Tetapi mereka harus mengalahkan tim kuda hitam, Swiss di perempat final agar bisa lolos ke semifinal dan final kompetisi empat tahunan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.