Beranda Sepakbola Inggris Bruno Fernandes Merajuk Dalam Bentrokan Lawan Chelsea, Apa Sebabnya?

Bruno Fernandes Merajuk Dalam Bentrokan Lawan Chelsea, Apa Sebabnya?

0
Bruno Fernandes Merajuk Dalam Bentrokan Lawan Chelsea, Apa Sebabnya?

Bintang Manchester United Bruno Fernandes dituding tidak memiliki bahasa tubuh yang bagus selama pertandingan melawan Chelsea.

Mantan manajer Inggris Steve McClaren, yang meliput pertandingan untuk talkSport, telah menyatakan bahwa gelandang Manchester United itu tampak kecewa karena perubahan posisinya. Mantan asisten manajer Manchester United menuding Bruno Fernandes merajuk

McClaren, yang menjadi asisten manajer Manchester United dari 1999 hingga 2001, percaya bahwa mengubah posisi Fernandes dari lini tengah ke sayap kanan adalah alasan penampilannya yang lemah. Dia berkata: “Saya telah menonton Bruno Fernandes dan dia kecewa. Dia kecewa karena dia disingkirkan dari tengah dan dia di sisi kanan.”

Mantan manajer Newcastle United itu juga mengatakan bahwa ini bukan kali pertama Bruno Fernandes merajuk saat bertanding.

“Saya melihatnya pekan lalu melawan Newcastle, ketika dia melebar, dan saya melihatnya lagi sekarang. Bahasa tubuhnya tidak bagus, dia tidak terlibat,” katanya.

McClaren mengaku berharap lebih dari bintang Portugal itu

“Dia harus berada dalam permainan dan di sisi kanan dia tidak bergerak dari sana, dia harus pindah dari sana, dia harus mengangkat kepalanya dan kembali ke permainan dan mempengaruhi permainan,” ujar McClaren.

Manchester United bermain imbang 0-0 melawan Chelsea dalam pertandingan yang menjemukan kemarin, dengan kedua belah pihak gagal mendapatkan gol. Meski memasukkan Paul Pogba dan Edinson Cavani di babak kedua, Manchester United tak mampu menemukan terobosan.

Bruno Fernandes juga, tidak dalam performa terbaiknya, karena kedatangan Pogba dan Cavani di babak kedua mengakibatkan dia dipindahkan ke sayap kanan.

Pemain berusia 26 tahun itu telah menjadi rekrutan transformatif untuk Manchester United, setelah tiba pada Januari tahun ini dari Sporting CP seharga 55 juta juta euro. Kreativitas, energi, dan kepemimpinannya sangat penting bagi Manchester United, dan sang gelandang itu selalu hadir sejak melakukan debutnya untuk klub.

Penampilannya di paruh kedua musim membuatnya memenangkan penghargaan Sir Matt Busby Player of the Year untuk musim lalu. Dia telah memulai musim ini dengan performa yang kuat juga, dengan pengaruhnya dari tengah terlihat jelas.

BACA JUGA:

Ajax Amsterdam Cetak Rekor Setelah Menang 13-0 Atas VVV Venlo

Patrice Evra: Donny van de Beek Sebenarnya Tidak Dibutuhkan Manchester United

Kepindahan Gabriel Magalhaes ke Arsenal Dibantu oleh Nicolas Pepe

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
%d blogger menyukai ini: