Feyenoord Rotterdam adalah klub Belanda yang memiliki sejarah menghasilkan pemain-pemain kelas dunia. Dan kita akan melihat sebelas pemain di antaranya.

Banyak pemain terkenal yang telah berpetualang di klub-klub besar Eropa pernah bermain untuk Feyenoord Rotterdam. Dan berikut adalah sebelas pemain terbaik mantan anggota klub tersebut.

Kiper: Jerzy Dudek

Dudek meninggalkan Polandia pada tahun 1996 pada usia 23 tahun, dan bergabung dengan Feyenoord Rotterdam. Tetapi ia harus menunggu satu tahun sebelum melakukan debut, dan setelah itu tampil di semua pertandingan Eredivisie dalam empat musim berikutnya. Dudek memenangkan penghargaan Sepatu Emas Belanda pada tahun 2000, menjadi pemain asing pertama yang memenangkan penghargaan itu. Dia memainkan pertandingan terakhirnya untuk tim Rotterdam pada 26 Agustus 2001, melawan Ajax.

Bek: Khalid Boulahrouz

Pada 14 Juli 2014, secara resmi diumumkan bahwa Boulahrouz menandatangani kontrak satu tahun dengan Feyenoord Rotterdam dengan status bebas transfer. Dia adalah salah satu pengganti bek Stefan de Vrij, Daryl Janmaat dan Bruno Martins Indi setelah penampilan mereka untuk Belanda di Piala Dunia 2014. Pada 11 Februari 2016, lebih dari setengah tahun setelah kontraknya berakhir, Boulahrouz mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola profesional.

Bek: Giovannni van Bronckhorst

Pada 1990, di usia 15 tahun, Feyenoord Rotterdam menawarinya kontrak profesional, yang tentu ia terima. Dia sempat dipinjamkan ke RKC Waalwijk, membuat debut di liga pada tahun 1993. Dia kembali ke klub asalnya pada musim 1994-95, dan satu tahun berikutnya hampir bermain di setiap pertandingan.

Bek: Ronald Koeman

Setelah enam tahun dan mengumpulkan lebih dari 200 penampilan di Barcelona, Koeman meninggalkan Catalonia untuk kembali ke Belanda pada tahun 1995. Saat bergabung dengan Feyenoord, ia menjadi salah satu dari sedikit pemain yang mewakili “Big Three” sepak bola Belanda.

Gelandang: Ruud Gullit

Gullit mulai bermain di Feyenoord pada tahun 1982, di mana ia mengumpulkan 85 penampilan liga, mencetak 31 gol. Di klub itu, Gullit mendapati dirinya bermain bersama legenda Belanda Johan Cruyff, sedangkan asisten manajernya adalah Wim van Hanegem.

Gelandang: Jonathan de Guzman

feyenoord rotterdam

De Guzman tidak diizinkan bermain untuk tim pertama Feyenoord Rotterdam sebelum dia berusia 18 tahun. Pada 15 September 2005, tiga hari setelah berusia 18 tahun, de Guzmán adalah bagian dari skuat tim pertama Feyenoord untuk pertama kalinya. Ia berkembang di tim tersebut dan lantas diperebutkan oleh klub-klub Eropa lain.

Gelandang: Georginio Wijnaldum

Pada 8 April 2007, Wijnaldum melakukan debut resminya di starting line-up Feyenoord di pertandingan kandang Eredivisie melawan Groningen. Pada usia 16 tahun dan 148 hari, Wijnaldum menjadi pemain termuda yang pernah bermain di tim pertama Feyenoord dan terpilih sebagai pemain terbaik Feyenoord. Ia lantas berkembang dan kini bermain untuk Liverpool.

Penyerang lubang: Dirk Kuyt

feyenoord rotterdam

Di Feyenoord, Kuyt menjadi favorit fans dengan keberhasilannya mencetak gol terus-menerus. Di musim pertamanya, ia mencetak 20 gol liga. Ia menjadi pemain yang sangat tajam, dan menarik perhatian klub besar Eropa. Ia pun sempat bermain bersama Liverpool di Premier League.

Penyerang kiri: Johan Cruyff

feyenoord rotterdam

Pada akhir musim 1982-83, Ajax memutuskan untuk tidak menawarkan kontrak baru kepada Cruyff. Ini membuat Cruyff marah, yang menanggapinya dengan bergabung ke klub rival, Feyenoord. Musim Cruyff di Feyenoord Rotterdam adalah musim yang sukses, di mana klub memenangkan Eredivisie untuk pertama kalinya dalam satu dekade.

Penyerang kanan: Henrik Larsson

feyenoord rotterdam

Larsson melakukan debut bersama Feyenoord di liga pada 21 November 1993 sebagai pengganti Regi Blinker dengan hasil imbang 1-1 melawan Vitesse. Larsson membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan tinggal di negara asing dan hanya bisa mengumpulkan 6 gol dalam 27 penampilan di musim pertamanya. Namun setelah itu ia tampil sangat baik dan banyak dilirik oleh klub besar.

Penyerang tengah: Pierre van Hooijdonk

Pada akhir musim 2000/01, ia menandatangani kontrak untuk Feyenoord. Di Feyenoord Rotterdam, ia akan selalu dikenang karena kemampuan tendangan bebasnya dan bagian integralnya di keberhasilan Piala UEFA 2001-02. Dia mencetak dua gol melawan Borussia Dortmund di final di De Kuip dan penampilannya membantu Feyenoord mengalahkan Freiburg, Rangers, PSV Eindhoven, dan Inter Milan di babak sebelumnya.

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.