Beranda Sepakbola Italia Bawa Inter Milan Berada ke Pucuk Klasemen Serie A 2020/21, Antonio Conte Tetap Dikritik

Bawa Inter Milan Berada ke Pucuk Klasemen Serie A 2020/21, Antonio Conte Tetap Dikritik

0
Bawa Inter Milan Berada ke Pucuk Klasemen Serie A 2020/21, Antonio Conte Tetap Dikritik

Antonio Conte mendapat kritikan dari salah satu pemain Inter Milan, Antonio Cassano yang menilai pelatih tersebut hanya bisa mengandalkan serangan balik setelah ‘parkir bis’. Ia bahkan berkata akan meminta presiden klub memecat pelatih berumur 51 tahun tersebut karena menerapkan gaya bermain seperti itu.

Inter Milan baru saja memenangkan pertandingan kontra Cagliari pada Minggu (11/4) malam dengan skor tipis 1-0. Matteo Darmian yang mencetak gol tunggal dalam laga tersebut membuat tim asuhan Antonio Conte semakin kokoh berada di pucuk klasemen sementara Serie A 2020/21.

Sebab Inter Milan kini memiliki selisih poin cukup jauh dengan AC Milan yang merupakan pesaing terdekatnya, yakni sebelas poin. Banyak pihak yang mulai mengunggulkan Inter Milan bakal meraih gelar Scudetto pada akhir musim.

Kesuksesan tim berjuluk Il Nerazzurri itu nampaknya tidak disambut baik oleh semua orang, setelah Antonio Cassano beberapa waktu lalu sempat memberikan kritikan. Khususnya kepada Antonio Conte yang dianggap memainkan strategi buruk, karena hanya mengandalkan serangan balik dari Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku setelah melakukan gaya bermain bertahan atau biasa disebut ‘parkir bis‘.

Ia menganggap apa yang dilakukan oleh Antonio Conte sejauh ini sangat buruk untuk Inter Milan, walaupun dirinya yakin kalau tim tersebut akan memenangkan Scudetto musim ini. Antonio Cassano juga mengatakan kalau dirinya bakal meminta presiden Inter Milan memecat pelatih berumur 51 tahun tersebut karena telah memainkan strategi yang dianggap mengerikan.

“Permaianan seperti itu membuat saya merinding, terlalu mengerikan untuk ditonton. Jika saya mempunyai pelatih sepertinya, saya akan meminta presiden klub untuk memecat pelatih tersebut,” ucap Antonio Cassano kepada Bobo TV via Football Italia.

“Ajax memainkan formasi tiga bek ketika berada dibawah arahan Louis Van Gaal seperti yang dilakukannya, tetapi saya melihat ia lebih memainkan formasi 5-3-2 dengan membuat banyak pemain berada di belakang bola dan bermain bertahan,”

“Ia memainkan ‘parkir bis‘ agar mencegah tim lawan mencetak gol, lalu mereka akan melancarkan serangan balik saat mendapatkan bola. Inter pasti akan memenangkan Scudetto, kecuali mereka membuang-buang poin setelah memiliki jarak yang jauh dari pesaing-pesaing terdekatnya,”

“Sejujurnya saya sangat ingin mengatakan ini setelah melihat Inter Milan sepanjang musim. Inter Milan telah memainkan sepakbola yang buruk saat ini.” tutup Antonio Cassano.

Kini Serie A tinggal menyisakan delapan pertandingan lagi sebelum menutup musim 2020/21. Walaupun berjarak sebelas poin dari pesaing terdekatnya, Inter Milan masih bisa disusul perolehan poinnya jika mereka tidak konsisten di sisa pertandingan musim ini.

Sebab tim asuhan Antonio Conte itu masih harus menghadapi laga sulit melawan Napoli, AS Roma dan Juventus dari sisa delapan pertandingan itu. Mereka wajib memenangkan 3-4 pertandingan lagi agar bisa memastikan untuk mengangkat gelar Scudetto musim 2020/21.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
%d blogger menyukai ini: