Barcelona saat ini kembali mendapatkan sorotan terkait situasi kepelatihan mereka. Kinerja Ernesto Valverde mendapatkan sorotan negatif dalam beberapa waktu terakhir, terkait inkonsistensi yang ditunjukkan oleh timnya dalam berbagai kesempatan.

Barcelona sudah beberapa kali dikabarkan dapat memecat Ernesto Valverde. Meskipun mampu memberikan dua titel La Liga secara beruntun, posisi mantan pelatih utama Athletic Bilbao itu tidak pernah berada dalam keadaan yang aman. Kegagalan dalam kompetisi Eropa dalam dua musim secara beruntun membuat tim tersebut tidak dapat memenuhi ambisi mereka untuk mendapatkan titel Liga Champion.

Azulgrana terakhir kali mendapatkan titel kompetisi tersebut pada musim 2014/15. Sejak saat itu terdapat berbagai kegagalan yang mereka rasakan. Ambisi tersebut masih terus mereka miliki hingga saat ini. Dominasi dalam kompetisi domestik sudah dianggap tidak memadai bagi klub tersebut, terutama setelah Real Madrid pernah mendapatkan titel Liga Champion dalam tiga musim secara beruntun.

Terdapat berbagai pelatih yang dianggap dapat memperbaiki kesulitan yang dialami oleh Barca saat ini. Namun, mendatangkan pelatih baru pada paruh kedua musim adalah sesuatu yang sulit bagi berbagai klub di dunia. Ekspektasi tinggi dan minimnya waktu untuk melakukan perencanaan membuat pelatih secara umum mengambil keputusan untuk menolak tawaran yang diberikan oleh berbagai klub besar pada periode ini.

Posisi pelatih utama Barca mendapatkan minat dari berbagai pihak. Ronald Koeman menjadi salah satu sosok yang sudah menyatakan keinginannya untuk melatih di Camp Nou. Namun Koeman hanya akan mempertimbangkan tawaran tersebut setelah partisipasinya dengan Timnas Belanda dalam turnamen Euro 2020 berakhir. AS mengabarkan bahwa Koeman telah menolak tawaran untuk menjadi pelatih Barca saat ini.

Keadaan ini membuat Barca mengambil keputusan untuk menghubungi mantan manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino. Peluang bagi Pochettino untuk bergabung dengan Barca dapat dikatakan cukup rendah. Pelatih asal Argentina itu memiliki komitmen tinggi kepada Espanyol, tim yang pernah dibelanya sebagai pemain dan pernah dilatihnya.

Barca juga memiliki keinginan untuk memulangkan legenda mereka, Xavi. Namun, mantan pemain Timnas Spanyol itu masih melatih Al Sadd di Qatar dan baru siap kembali ke Camp Nou musim depan apabila mendapatkan tawaran resmi.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.