Barcelona sudah beberapa kali dikabarkan ingin mendatangkan penyerang tengah baru. Cedera yang diderita oleh Luis Suarez membuat klub yang bermarkas di Camp Nou itu memiliki niat untuk mendatangkan pemain yang dapat menjadi pelapis hingga akhir musim 2019/20.

Barca sempat dikaitkan dengan Pierre-Emerick Aubameyang dari Arsenal. Pemain berusia 30 tahun itu beberapa kali dikabarkan dapat meninggalkan Emirates Stadium. Namun upaya Azulgrana untuk mendatangkannya menemui kegagalan karena The Gunners memasang harga 60 juta pound untuk pemain asal Gabon tersebut.

Arsenal juga tidak ingin melepas salah satu pemain kunci mereka jelang berakhirnya bursa transfer musim dingin 2020 pada Jumat (31/1). Keadaan ini menjadi awal dari kembalinya muncul sorotan buruk terhadap kinerja manajemen Barca dalam beberapa tahun terakhir. Mereka dipastikan mengalami kesulitan untuk mendatangkan pemain berkualitas tinggi jelang berakhirnya periode transfer kali ini.

Kegagalan tersebut membuat Barca mengalihkan pandangan mereka ke pemain-pemain lain. Rodrigo Moreno dari Valencia sempat masuk dalam incaran mereka. Los Che memang perlu menjual pemain untuk menyeimbangkan kondisi keuangan mereka, namun mereka tetap memasang harga tinggi. Valuasi 60 juta euro terbukti terlalu tinggi bagi Barca, dan membuat proses negosiasi dengan Valencia mencapai titik buntu.

Setelah gagal mendatangkan Rodrigo, Barca tetap dikaitkan dengan beberapa pemain lain, bahkan pemain-pemain yang tidak berposisi sebagai penyerang murni. Richarlison dari Everton dan Willian dari Chelsea sempat dikaitkan dengan mereka. Namun upaya juara La Liga dalam dua musim terakhir itu juga tidak dapat membuahkan hasil positif.

Barca bahkan dikabarkan mencapai kesepakatan dengan Beijing Guoan untuk mendatangkan Cedric Bakambu. Mantan pemain Villarreal itu sudah berangkat ke Spanyol setelah kedua klub mencapai kesepakatan peminjaman dengan durasi enam bulan. Namun pada akhirnya Barca membatalkan kesepakatan itu.

Kegagalan total yang dirasakan oleh Barca menjadi gambaran dari kinerja buruk manajemen mereka. Posisi penyerang tengah seharusnya sudah mereka perkuat sejak musim panas 2019. Namun obsesi untuk mendatangkan Neymar pada akhirnya berujung dengan kedatangan Antoine Griezmann, pemain yang tidak cocok untuk mengisi posisi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.