Aston Villa menjadi salah satu tim yang sedang berjuang menghindari degradasi. Tim yang bermarkas di Villa Park itu berada di peringkat ke-17 setelah melalui 21 pertandingan. Mereka memiliki raihan 21 poin dengan catatan enam kemenangan, tiga seri, dan 12 kekalahan.

Aston Villa menjadi salah satu tim yang mengeluarkan biaya tinggi pada bursa transfer musim panas 2019. Rekrutmen banyak pemain dilakukan untuk meningkatkan kualitas skuat dan peluang untuk bertahan di divisi teratas. Namun konsistensi menjadi sesuatu yang sulit untuk diperoleh tim yang bermarkas di Villa Park itu sepanjang musim.

Tim asuhan Dean Smith itu memang mendapatkan sorotan positif terkait skema permainan yang mereka terapkan. Tetapi sang pelatih juga sering mendapatkan kritik terkait perubahan susunan pemain yang sering dilakukan. Keadaan ini sering dianggap sebagai penyebab utama mengapa Tyrone Mings dan rekan-rekannya tidak dapat tampil konsisten.

Performa dari Wesley Moraes yang menjadi penyerang utama juga sering mendapatkan sorotan negatif. Berbalik dengan Tom Heaton, penjaga gawang yang dapat disebut tampil konsisten dan memiliki karakteristik penting bagi timnya. Wesley sempat mendapatkan harapan setelah mencetak gol dalam kemenangan 2-1 bagi Villa atas Burnley.

Namun, seperti dilansir dari BBC, Villa kini harus kehilangan kedua pemain tersebut hingga akhir musim 2019/20. Kedua pemain tersebut mengalami cedera pada ligamen di lutut mereka, dan membutuhkan proses pemulihan yang berjalan dalam waktu yang lama. Keadaan ini dapat memaksa Villa kembali aktif dalam mendatangkan pemain-pemain baru.

Wesley mendapatkan cedera lutut karena terkena tackle dari bek Burnley, Ben Mee. Sementara Heaton mendapatkan cedera setelah berusaha untuk mengaggalkan upaya Chris Wood yang pada akhirnya menjadi gol sepuluh menit jelang berakhirnya pertandingan di Turf Moor.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.