Jawa Timur saat ini masih menjadi penyumbang terbesar positif Covid-19 yakni sekitar 14 ribu lebih dan hal itu berdampak langsung ke banyak klub termasuk Arema. Sebab tim asuhan Ruddy Widodo tersebut nampaknya tidak akan bisa menggelar pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Meskipun begitu, manajemen Arema tetap yakin kalau mereka akan mendapat izin untuk menggelar pertandingan di stadion tersebut. Pihak klub sendiri akan menjalankan protokol kesehatan dengan sangat ketat terhadap orang-orang yang terlibat dalam pertandingan.

“Saya telah melihat banyak kabar mengenai Covid-19 ini,” ucap Ruddy Widodo dilansir dari Bola.com.

“Untuk sekarang ini kita hanya perlu menjalankan protokol kesehatan yang telah disarankan oleh pemerintah. Kita yakin Malang akan aman dan tidak perlu takut secara berlebihan namun tetap waspada dan menjaga kebersihan diri,”

Arema

Arema juga dijadwalkan segera menggelar latihan bersama pada 20 Juli mendatang setelah para pemain berkumpul pada 15 Juli. Seluruh staf akan di rapid test sebelum bersiap untuk kembali tampil di Liga 1 Indonesia pada bulan September-Oktober.

“Para pemain akan segera berkumpul pertengahan Juli nanti. Saya harap proses untuk mendapat izin penggunaan stadion Kanjuruhan dan Gajayana lancar dan kami tetap bermain di daerah Jawa Timur nantinya.”

Klub berjuluk Singo Edan tersebut berada di posisi ke-12 klasemen sementara Liga 1 Indonesia hingga pekan ke-3 dengan catatan tiga poin. Tim asuhan Ruddy Widodo itu baru meraih satu kemenangan pada pertandingan pembuka musim 2020 ini saat bertandang ke markas TIRA-Kabo pada 2 Maret lalu.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.