Beranda Sepakbola Italia Andrea Pirlo Mengungkapkan Penyesalannya Selama Menangani Juventus Setahun Terakhir

Andrea Pirlo Mengungkapkan Penyesalannya Selama Menangani Juventus Setahun Terakhir

0
Andrea Pirlo Mengungkapkan Penyesalannya Selama Menangani Juventus Setahun Terakhir

Andrea Pirlo mengungkapkan beberapa penyesalan yang dilakukan selama menangani Juventus dalam kurun waktu setahun terakhir. Khususnya saat Juventus tersingkir dari Champions League dan berpeluang besar gagal meraih gelar Scudetto yang kesepuluh secara beruntun.

Juventus baru saja memenangkan laga sulit menghadapi Napoli setelah mengakhiri pertandingan yang berlangsung pada Rabu (7/4) malam lalu dengan skor tipis 2-1. Dua gol tim asuhan Andrea Pirlo tersebut dicetak oleh Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala, sebelum skor di laga tersebut diperkecil oleh Lorenzo Insigne jelang akhir pertandingan.

Kemenangan ini membuat masa depan Andrea Pirlo sebagai pelatih klub berjuluk La Vecchia Signora itu nampaknya akan lebih bertahan lama. Sebab dalam beberapa minggu terakhir, posisi pelatih berumur 41 tahun itu terus dipertanyakan menyusul hasil buruk hang diraih Juventus musim ini.

Hingga pekan ke-29 Serie A 2020/21, Juventus hanya mampu berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan total 59 poin. Mereka kini berjarak 12 poin dengan Inter Milan yang kini berada di pucuk klasemen sementara.

Hal itu membuat mereka sudah tidak diunggulkan dalam perburuan gelar Scudetto musim ini, bahkan Andrea Pirlo telah mengatakan kalau Juventus kini hanya memiliki target untuk finish di empat besar klasemen musim ini. Selain itu, Juventus musim ini juga gagal lolos dadi babak 16 besar Champions League 2020/21 setelah takluk dari Porto karena kalah skor aggregat.

Catatan buruk itu ternyata membuat Andrea Pirlo mengakui penyesalannya selama menangani Juventus karena ia cukup banyak mengambil keputusan yang tidak tepat. Dan keputusan itu akhirnya membuat Juventus tampil sangat menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Saya telah membuat banyak kesalahan dan mengulangi kesalahan itu setelahnya. Ini adalah tahun pertama saya sebagai pelatih, pengalaman ini akan saya manfaatkan untuk kedepannya,” ungkap Andrea Pirlo kepada Sky Sport Italia.

“Ini adalah musim yang rumit dan bukan hanya untuk saya saja, melainkan pelatih-pelatih lain juga merasakannya. Setiap orang pasti punya kesalahan termasuk saya, tetapi saya telah belajar untuk tidak mengulangi kesalahan itu lagi,”

“Target kami sekarang adalah untuk berada di empat besar, sebab sangat sulit untuk bisa naik ke puncak klasemen sebelum musim berakhir. Masih ada sepuluh pertandingan lagi, tentu kami berharap bisa memenangkan semua laga tersebut sebelum bersiap di Coppa Italia,”

“Anda tidak dapat memilih target tim di Juventus, sebab Anda harus memenangkan semuanya dalam satu musim tersebut. Kami seharusnya bisa melaju ke babak selanjutnya Champions League karena memiliki kekuatan yang setara dengan Porto, tetapi kami tidak bermain dengan benar dan saya sangat menyesali hal tersebut,”

“Beberapa minggu setelahnya, kami kalah dari Benevento dan menyingkirkan kami dalam perburuan Scudetto musim ini. Saat menonton laga Champions League semalam, kami sangat marah sebab Juventus seharusnya menjadi salah satu tim yang berada disana.” tutup Andrea Pirlo.

Pertandingan di Serie A 2020/21 masih menyisakan sembilan laga dan Juventus masih punya peluang untuk mengkudeta Inter Milan dari pucuk klasemen. Tetapi mereka harus menyapu bersih seluruh pertandingan itu dengan kemenangan agar dapat mengumpulkan 27 poin demi meraih gelar Scudetto.

Namun hal tersebut cukup sulit karena Inter Milan harus kalah dalam empat pertandingan agar bisa tergelincir dari pucuk klasemen Serie A sebelum musim ini berakhir. Itupun masih ada AC Milan yang kini menempati peringkat kedua dan memiliki selisih satu poin dengan Juventus yang juga masih berkesempatan berada di pucuk klasemen sebelum akhir musim.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
%d blogger menyukai ini: