Alves: Lionel Messi Hanya Manusia Biasa dan Butuh Bantuan

Lionel Messi juga merupakan manusia dan membutuhkan lebih banyak dukungan dari Barcelona jika tim itu ingin menjadi sukses, menurut mantan rekan setimnya Dani Alves.

0
47
lionel messi
83

Lionel Messi juga merupakan manusia dan membutuhkan lebih banyak dukungan dari Barcelona jika tim itu ingin menjadi sukses, menurut mantan rekan setimnya Dani Alves.

Lionel Messi berbicara dengan marah pada hari Kamis setelah Barca kalah 2-1 dari Osasuna dan Madrid mengalahkan Villarreal dengan skor 2-1. Hasil itu memastikan Los Blancos untuk menjadi juara di kompetisi liga musim ini.

Bintang Argentina itu memperingatkan Barca akan menghadapi eliminasi di Liga Champions melawan Napoli jika mereka tidak meningkatkan penampilan mereka. Ia juga mengklaim para penggemar akan kehilangan kesabaran.

Dani Alves berpikir Messi mengerti betul apa yang salah dengan timnya saat ini, setelah menikmati begitu banyak kesuksesan dalam kariernya yang berusia 16 tahun di Camp Nou.

“Lionel Messi adalah pemenang alami. Dia tidak suka kalah. Ketika tim kalah, normal jika dia marah, dia selalu ingin menang. Sama seperti saya. Kami selalu ingin menang,” ujar Dani Alves.

“Dia sudah melakukan apa yang dia lakukan begitu lama, dia tahu kapan sebuah tim memberikan satu hal dan kapan memberikan yang lain. Itulah mengapa dia mengatakan apa yang berhasil dan apa yang tidak karena dia tahu. Dia menghabiskan bertahun-tahun di Barca, berpengalaman begitu banyak hal, dan dia tahu persis apa yang dibutuhkan tim untuk menang,” tambahnya.

“Dia melihat apa yang saya rasakan, dan itu adalah kurangnya dukungan. Saya akan selalu mengatakan bahwa Lionel Messi adalah hidangan utama dan kami adalah bahan yang sempurna untuk piring itu. Sekarang saya memiliki perasaan bahwa dia melakukan segalanya, sepanjang waktu, dan kita harus ingat dia hanya manusia,” lanjut Alves.

Dani Alves memenangkan 23 trofi utama bersama Messi, termasuk enam gelar liga dan tiga Liga Champions, selama kariernya di Barca yang berkilauan.

Sekarang, bek sayap Sao Paulo itu menganggap tim Quique Setien adalah tim lain tanpa kualitas bintang yang membuat mereka hebat di masa lalu.

“Apa yang tidak dimiliki Barca ini adalah identitas yang selalu dimiliki, seperti Barca pada masa Ronaldinho, Barca kam. Identitas tim yang mendominasi selama 90 menit, 100 menit, atau 150 menit,” ujarnya.

“Barca ada di sana untuk dinikmati orang-orang. Sekarang yang saya lihat, dari luar, Barca hanyalah tim lain. Mereka dulu memiliki pemahaman di seluruh tim dan membuat segalanya terlihat mudah,” pungkasnya.

BACA JUGA:

Mourinho Realistis Hadapi Bursa Transfer Tanpa Tiket Liga Champions

Legenda Arsenal Mendesak Mikel Arteta untuk Mendatangkan John Stones

Lampard Bicara Soal Persaingan Dengan MU Musim Ini

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.