Agen Achraf Hakimi, Alejandro Camano mengungkapkan impian kliennya untuk bermain secara reguler di klub lamanya yakni Real Madrid.

Achraf Hakimi baru memperkuat Inter Milan selama satu musim, tetapi ia harus dijual ke PSG dengan harga 60 juta euro. Manajemen Inter Milan terpaksa menjual pemain asal Maroko tersebut karena kondisi keuangan klub sedang sulit saat ini.

Sekarang ia akan fokus untuk memperkuat PSG demi meraih tujuan utama klub tersebut memenangkan Champions League. Setelah musim lalu dirinya berhasil membawa Inter Milan mengangkat gelar Scudetto.

Walaupun saat ini ia sudah bergabung di klub sebesar PSG, Achraf Hakimi ternyata masih memiliki keinginan untuk bermain di Real Madrid secara reguler. Hal itu diungkapkan oleh agennya, Alejandro Camano yang menjelaskan bahwa Real Madrid merupakan tujuan utama bagi pemain berusia 22 tahun itu.

“Kami tetap menjaga keinginan Achraf Hakimi untuk bergabung lagi ke Real Madrid. Sebab dirinya dilahirkan serta dibesarkan di Madrid, klub tersebut akan menjadi tujuan akhir baginya,” ucap Alejandro Camano kepada El Transistor.

“Ia punya impian untuk bermain di Real Madrid secara reguler suatu hari nanti.”.

Pemain berkebangsaan Maroko tersebut tidak terburu-buru untuk pergi ke Real Madrid, karena ia baru berusia 22 tahun saat ini. Selain itu, ia juga masih memiliki kontrak bersama PSG sampai tahun 2026 mendatang.

Selama berada di Real Madrid, Achraf Hakimi hanya menjadi pelapis dan tercatat telah menjalani 17 pertandingan di semua kompetisi. Ia sempat dipinjamkan ke Dortmund dua musim dan bermain cemerlang, sebelum Inter Milan menebusnya dengan harga 55 juta euro pada musim panas 2020 lalu.

Bersama Inter Milan ia tampil luar biasa dengan torehan tujuh gol dan sepuluh assist di Serie A 2020/21. Achraf Hakimi bahkan ingin didatangkan oleh klub besar asal Inggris, Chelsea sebelum dirinya memutuskan untuk menerima tawaran dari PSG.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.