Bek asal Australia, Aaron Evans mengaku kalau penyerang Persebaya tersebut merupakan salah satu pemain paling berbahaya di Liga 1 Indonesia. Menurutnya, David da Silva memiliki segalanya untuk menjadi penyerang tajam dan menjadi salah satu mesin gol di antara klub-klub sepakbola Indonesia saat ini.

Aaron Evans pada musim 2020 kali ini akan menjalani musim keempatnya untuk tampil di Indonesia. Meskipun telah bertemu banyak pemain hebat, bek berusia 25 tahun ini mengaku kalau kualitas penyerang Persebaya tersebut berada di atas pemain-pemain yang sudah ditemuinya selama ini.

“David da Silva adalah pemain yang paling dihentikan meskipun saya menjaganya dengan ketat. Ia memiliki kemampuan dan postur tubuh yang mendukung kelebihannya tersebut, dan sejauh ini dia adalah lawan terberat yang pernah saya hadapi,” ujar Aaron Evans dilansir dari Bola.com.

“Postur tubuh yang dia miliki sangat mendukung nalurinya untuk mencetak gol ke gawang lawan. Beruntung Persebaya memiliki mesin gol sepertinya.”

Bek asal Australia ini sudah bermain sejak tahun 2017 di Indonesia dan memiliki cukup pengalaman untuk mengenali beberapa tipe penyerang. Menurutnya David da Silva adalah sosok pemain depan komplit yang sangat sulit dihentikan bahkan oleh bek terbaik di Liga 1 saat ini.

Aaron Evans

Aaron Evans telah memperkuat tiga tim berbeda dalam beberapa tim terakhir yaitu Barito Putera, PSM Makassar dan sekarang PSS Sleman. Total ada 95 pertandingan yang sudah dimainkan oleh bek tersebut selama tiga musim di Liga 1 Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.