Beranda Fitur Spesial 7 Pesepakbola Top Amerika Serikat yang Berkarier di Eropa

7 Pesepakbola Top Amerika Serikat yang Berkarier di Eropa

0
7 Pesepakbola Top Amerika Serikat yang Berkarier di Eropa
WIENER NEUSTADT, AUSTRIA - NOVEMBER 16: Giovanni Reyna #7 of the United States scores a goal and celebrates during a game between Panama and USMNT at Stadion Wiener Neustadt on November 16, 2020 in Wiener Neustadt, Austria. (Photo by John Dorton/ISI Photos/Getty Images)

Pesepakbola top profesional saat ini umumnya berasal dari negara-negara yang berada di kawasan Eropa, Afrika ataupun Amerika Selatan seperti Brasil dan Argentina. Namun dalam dua dekade terakhir, mulai bermunculan pemain-pemain top Eropa yang berasal dari Amerika Serikat.

Negara tersebut sebenarnya tidak menjadikan sepakbola sebagai olahraga nomor satu dan paling terkenal disana, sebab masih kalah saing dengan basket, American Football dan lainnya. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir, mulai banyak peminat sepakbola yang berasal dari negara tersebut bahkan kini sudah ada beberapa pemain top Eropa yang berasal dari Amerika Serikat.

Berikut adalah tujuh pesepakbola top asal Amerika Serikat yang berkarier dan telah dikenal di Eropa.

7. Tim Howard (2003-2016)

Tim Howard langsung mencicipi persaingan sepakbola Eropa di klub sebesar Manchester United pada tahun 2003 setelah dirinya tampil mengesankan di MetroStars. Di musim perdana, ia mendapat kesempatan bermain reguler oleh Sir Alex Ferguson tetapi pada musim setelahnya ia mulai disingkirkan.

Akhirnya di musim 2007/08, Tim Howard dilepas Manchester United secara permanen ke Everton dan bertahan di klub tersebut hingga tahun 2016. Setelah itu, ia kembali berkarier di Amerika Serikat sebelum memutuskan pensiun pada akhir 2020 lalu.

6. Brad Friedel (1994-2015)

Berikutnya adalah Brad Friedel yang memulai kariernya di Eropa dengan bergabung akademi Newcastle United, setelah itu ia memperkuat Brondby IF selama beberapa bulan lalu memperkuat Galatasaray. Di tahun 1996 sampai akhir 1997, ia kembali berkarier di Amerika Serikat bersama Columbus Crew sebelum bergabung Liverpool.

Di Liverpool ia hanya bertahan selama tiga tahun, setelah itu ia memperkuat beberapa tim Inggris seperti Blackburn Rovers, Aston Villa dan Tottenham hingga memutuskan pensiun pada 2015.

5. Giovanni Reyna (2019-sekarang)

Pemain yang masih berumur 19 tahun ini baru memulai kariernya di Eropa sejak bergabung ke akademi Dortmund pada 2019 lalu dari New York City FC. Kini ia menjadi salah satu bibit pemain top Eropa sekaligus yang akan membawa Timnas Amerika Serikat mulai dipandang di sepakbola beberapa tahun kedepan.

Karena bergabung ke Dortmund, ia mendapat panggilan memperkuat Timnas Amerika Serikat pada akhir tahun 2020 lalu dan kini Giovanni Reyna telah mencatatkan dua caps serta satu gol di pertandingan internasional.

4. Clint Dempsey (2007-2013)

Clint Dempsey pernah memperkuat dua klub Inggris yaitu Fulham dan Tottenham pada periode 2007-2013. Kini ia menjadi pemain Amerika Serikat dengan jumlah gol terbanyak di Premier League karena sudah mengumpulkan 57 gol dalam 218 penampilan untuk dua klub tersebut, bahkan ia juga memiliki catatan 21 assist.

3. Weston McKennie (2017-sekarang)

Weston McKennie saat ini memang berstatus pinjaman dari Schalke, namun Juventus telah menebus klausul pelepasannya sebesar 18 juta euro. Musim ini ia telah dimainkan secara reguler karena sudah tampil dalam 24 pertandingan Serie A dengan torehan empat gol dan dua assist untuk Juventus.

2. Sergino Dest (2019-sekarang)

Bek Barcelona ini telah belajar di akademi Ajax sejak tahun 2012 lalu dipromosikan ke tim utama di tahun 2019. Performanya yang mengesankan di Ajax membuat Sergino Dest direkrut oleh Barcelona pada awal musim 2020/21 lalu.

1. Christian Pulisic (2016-sekarang)

Terakhir adalah Christian Pulisic yang saat ini berseragam Chelsea dan menjadi salah satu pesepakbola Amerika Serikat yang punya potensi besar sebagai pemain hebat. Ia telah berkarier di Eropa sejak dipromosikan oleh Dortmund ke tim utama pada 2016 lalu setelah sebelumnya tampil mengesankan di akademi di awal 2015.

Setelah tampil gemilang di Dortmund, Chelsea pun akhirnya mendatangkan pemain berumur 22 tahun tersebut ke Stamford Bridge pada musim 2019/20. Kini Christian Pulisic telah mencatatkan 62 gol untuk Chelsea di semua ajang.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
%d blogger menyukai ini: