5 Poin Penting dari Keberhasilan Lyon Bungkam Manchester City

Pertandingan berjalan dengan menarik di sepanjang waktu, namun pada akhirnya Manchester City tersingkir di babak perempat final Liga Champions untuk kesekian kalinya.

0
32
manchester city
83

Lyon mendapatkan hasil yang luar biasa dalam pertandingan perempat final Liga Champions musim ini. Pasukan Rudi Garcia menang melawan Manchester City asuhan Pep Guardiola dalam pertandingan tertutup yang sengit.

Pertandingan berjalan dengan menarik di sepanjang waktu, namun pada akhirnya Manchester City tersingkir di babak perempat final Liga Champions untuk kesekian kalinya. Lyon, sementara itu, yang berada di urutan ketujuh di Ligue 1, perlu memenangkan turnamen untuk tampil di Eropa musim depan dan mengambil langkah besar untuk mewujudkannya dengan kemenangan yang tak terlupakan.

Berikut beberapa poin pembicaraan utama dari hasil tak terduga lainnya dari babak sistem gugur Liga Champions 2019-20.

Rudi Garcia menunjukkan taktik mengagumkan

Garcia dan Lyon menerapkan taktik yang tepat melawan lawan yang paling mereka sukai, dari formasi tiga bek, bermain dalam serangan balik hingga pergantian pemain.

Tiga bek, yang dipasangkan dengan lini tengah yang muda dan energik, menumpulkan serangan City yang tangguh secara signifikan. Sementara itu keputusan untuk memasukkan Moussa Dembele menggantikan kapten Memphis Depay setelah skor 1-1 terbukti sangat penting dalam memastikan kemenangan.  Setelah bertahan dari tekanan City yang cukup besar dan memilih momen yang tepat untuk menyerang, Garcia dan Lyon pantas mendapatkan banyak pujian atas kemenangan tersebut.

Kedatangan Ake terlambat untuk Manchester City

Ada banyak diskusi tentang kegagalan Manchester City untuk menggantikan Vincent Kompany yang keluar. Sorotan di lini belakang mereka semakin besar ketika Aymeric Laporte absen untuk sebagian besar musim karena cedera serius, dengan Guardiola harus menggunakan Fernandinho di pertahanan tengah untuk menggantikan perannya.

Meskipun kedatangan Nathan Ake dari Bournemouth akan memperbaiki masalah itu, kurangnya kepercayaan Guardiola pada Stones dan Otamendi telah membuat Manchester City tersingkir lebih awal dari Liga Champions.

Maxwel Cornet jadi momok Manchester City

Jika Cornet memilih tim yang bisa dia lawan setiap minggu, itu pasti Manchester City, karena dia tidak bisa berhenti mencetak gol melawan mereka. Pemain asal Pantai Gading itu mencetak gol melawan City di Etihad di fase grup Liga Champions musim lalu, disusul dengan dua gol saat City mengunjungi Prancis. Ia jelas senang saat menghadapi pertahanan rapuh pasukan Guardiola.

Pertandingan satu leg menghasilkan beberapa hasil yang mengesankan

Meskipun hasil malam ini mungkin tidak sebaik Bayern Munich yang membantai Barcelona 8-2, Lyon yang menyingkirkan Manchester City dari Liga Champions masih akan mengirimkan gelombang kejutan yang bergema di komunitas sepak bola. Dengan RB Leipzig juga mengatasi Atletico Madrid di laga sebelumnya, pertandingan sistem gugur satu leg telah menghasilkan beberapa skor yang benar-benar tak terduga.

Keuntungan bagi tim yang musimnya selesai lebih awal?

Dengan Ligue 1 telah diselesaikakn beberapa bulan lalu dan penutupan Bundesliga lebih dari sebulan sebelum Liga Champions dilanjutkan, ada beberapa keraguan atas performa tim Prancis dan Jerman yang akan kembali.

Ternyata, tim-tim yang telah menikmati istirahat lebih lama mampu tampil jauh lebih baik daripada tim-tim yang liganya baru berakhir hampir seminggu sebelum dimulainya Liga Champions.

BACA JUGA:

Reinier Segera Bergabung ke Dortmund

6 Penyerang yang Diinginkan Andrea Pirlo Bergabung ke Juventus

Neuer Sedih Bayern Permalukan Barcelona, Apa Sebabnya?

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.