Pertandingan babak ketiga Piala FA antara Liverpool vs Everton akhirnya dimenangi The Reds dengan skor 1-0, Senin (6/1) dini hari WIB. Gol tunggal pasukan Jurgen Klopp dicetak lewat sepakan spektakuler Curtis Jones. Kekalahan ini mengandaskan impian Carlo Ancelotti untuk mencicipi kembali gelar yang pernah dia rasakan dengan Chelsea pada 2009/10.

Dalam pertandingan antara Liverpool vs Everton yang dihelat di Anfield tuan rumah lebih banyak menurunkan pemain muda. Namun hal itu tak mengurangi kualitas permainan The Reds. Keputusan Klopp untuk menurunkan banyak pemain muda kali ini menghasilkan performa yang amat bertolak belakang saat Liverpool digasak 5-0 oleh Aston Villa di perempat final Piala Liga bulan lalu.

Apa saja poin penting dalam derby Merseyside antara Liverpool vs Everton kali ini?

  1. Curtis Jones Menjadi Bintang Lapangan

Sebagai pencetak gol tunggal wajar jika nama Curtis Jones menjadi buah bibir dalam laga ini. Namun lebih dari sekadar mencetak gol, pemain berusia 18 tahun itu memeriahkan laga ini dengan gol spektakuler. Sepakan melengkungnya dari bibir kotak penalti melambung dengan indah dan terlalu tinggi untuk dijangkau kiper Jordan Pickford sebelum jatuh ke dalam gawang Everton.

Gol itu pun menjadikan Curtis sebagai pencetak gol termuda dalam Derby Merseyside sejak Robbie Fowler.

2. Debut Takumi Minamino

Pemain baru Liverpool asal Jepang Takumi Minamino diturunkan sebagai penyerang tengah oleh Klopp di laga Liverpool ve Everton ini. Ini merupakan debut bagi eks pemain RB Salzburg tersebut sejak direkrut pada akhir Desember silam.

Performa Minamino pun terlihat cukup menjanjikan dengan pergerakan yang dinamis sepanjang permainan dan menjadi penghubung yang baik untuk lini depan dan lini tengah.

3. Kekalahan Everton Mungkin Ada Hikmahnya

Tak selamanya kekalahan harus dipandang sebagai sebuah hasil yang buruk, terutama jika kalah dari tim besar seperti Liverpool. Everton menunjukkan perkembangan yang bagus sejak pemecatan Marco Silva. Sebelum Carlo Ancelotti datang, Duncan Ferguson sudah mempersembahkan 5 poin dari tiga laga Premier League.

Ancelotti pun sukses membawa The Toffees meraih dua kemenangan dalam tiga laga berikutnya, dengan satu kekalahan datang dari Manchester City. Hasil yang cukup positif ini pun membuat Everton kini menjauh dari zona degradasi dan berada di peringkat 11 dengan 25 poin.

Mengingat buruknya hasil yang dicapai Everton di era Marco Silva, mencurahkan semua fokus untuk memperbaiki posisi di Premier League adalah hal yang bagus untuk Dominic Calvert-Lewin dkk saat ini.

Baca Juga: Liverpool vs Everton: Reuni Klopp dan Ancelotti dalam Kondisi Kontras

4. Liverpool Belajar Banyak dari Kekalahan Atas Aston Villa

Karena padatnya jadwal yang harus mereka lalui pada Desember lalu, Liverpool harus memecah skuatnya menjadi dua agar bisa menjalani laga perempat final Piala Liga dan Piala Dunia Antarklub.

The Reds terkesan mengorbankan kans mereka di Piala Liga dengan menurunkan begitu banyak pemain muda. Si Merah pun takluk dengan skor telak 5-0 dari Aston Villa.

Klopp sepertinya tak mau mengulang kekalahan tersebut meski kembali menurunkan banyak pemain muda. Keharian pemain senior seperti Adam Lallana, Adrian, dan Minamino terlihat sangat membantu anak muda Liverpool memberikan perlawanan bagus pada rival sekota yang performanya tengah membaik.

5. Cederanya James Milner Menambah Daftar Pemain Cedera Liverpool

Dalam laga Liverpool vs Everton tuan rumah harus kehilangan James Milner pada menit ke-9 karena mengalami cedera. Ini tentu merugikan bagi The Reds mengingat mereka sudah kehilangan banyak pemain karena cedera seperti Naby Keita, Fabinho, dan Joel Matip.

Untungnya dengan keunggulan 13 poin dari Leicester dan dengan satu laga di tangan, Liverpool mungkin tak akan merasakan tekanan yang terlalu besar terkait cederanya Milner.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.