Manchester United mengalahkan Aston Villa dengan skor 3-0 di Liga Inggris pekan ini. Setan Merah terus meraih kemenangan demi meraih tempat di Liga Champions musim depan.

Gol dari Bruno Fernandes, Mason Greenwood dan Paul Pogba memastikan kemenangan untuk Manchester United. Aston Villa mendominasi jalannya awal pertandingan tetapi gagal memanfaatkan peluang mereka.

Manchester United sekarang satu poin di belakang Leicester City yang berada di posisi ke-4. Dengan perebutan tempat di Liga Champions mencapai klimaksnya, United sekarang tampaknya akan mengamankan satu tempat itu.

Aston Villa, di sisi lain, berada di urutan 19, empat poin di belakang Watford yang berada di urutan ke-17. Degradasi membayangi pasukan Dean Smith, dan mereka pasti akan membutuhkan keajaiban untuk bertahan hidup pada titik ini. Dan berikut adalah 5 poin pembicaraan dalam pertandingan ini.

Awal terburuk Manchester United sejak restart

Ini adalah awal yang paling buruk bagi Manchester United untuk memulai pertandingan sejak kembalinya kompetisi Liga Inggris. Tim tamu memiliki permainan yang tidak konsisten. Banyak yang dibicarakakn tentang Marcus Rashford, Anthony Martial dan Mason Greenwood, dan duo pemain di lini tengah Bruno Fernandes dan Paul Pogba.

Namun, kelima pemain itu tampak tak terkoneksi selama fase awal. Aston Villa adalah pihak yang mendapatkan peluang besar pertama di pertandingan itu ketika bola jatuh ke Jack Grealish yang tak terjaga  di dalam kotak penalti, namun ia gagal untuk mendapatkan gol.

Hukuman penalti yang meragukan

Manchester United mencetak gol pembuka pertandingan, berkat penalti Bruno Fernandes. Gelandang Portugal ini berada dalam performa mencetak gol yang luar biasa, mencetak tujuh gol dalam 10 pertandingan liga terakhirnya untuk Manchester United.

Namun, pertanyaan muncul tentang insiden penalti itu. Ezri Konsa adalah bek Aston Villa yang menyebabkan penalti itu, tetapi Anda mungkin merasa kasihan kepada pemain berusia 22 tahun itu.

Fernandes berusaha untuk mencari pelanggaran tersebut. Gambar-gambar kemudian menunjukkan bahwa Fernandes berdiri di kaki Konsa, dan bukan sebaliknya. VAR memutuskan mendukung Manchester United, dan Fernandes memasukkan penaltinya. Dengan Villa melawan degradasi, keputusan ini mungkin bisa menjadi sangat mahal bagi tim Dean Smith. Villa terlihat bagus sebelum gol itu.

Mason Greenwood

Apa lagi yang bisa dikatakan tentang Mason Greenwood? Remaja itu terus bersinar terang di liga terbesar di dunia. Sebagai salah satu talenta muda terbaik di dunia, pemain depan asal Inggris ini telah mulai membayar kepercayaan manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer.

Ia memulai pertandingan sebagai pemain sayap kanan. Greenwood memiliki fase pembukaan yang lambat tetapi bisa dibilang pemain terbaik United di babak pertama. Dia mencoba membuat sesuatu terjadi, dengan beberapa dribble dan tipuannya.

Namun ia akhirnya melakukan yang terbaik, yaitu mencetak gol. Tepat sebelum akhir babak pertama, Greenwood menerima umpan dari Martial, menembak dari tepi kotak  penaltidengan kaki kanannya, dan menaklukkan kiper Villa Pepe Reina.

Tyrone Mings tidak memiliki permainan terbaik

tyrone mings

Dapat dikatakan bahwa ia bersalah atas terjadinya gol Greenwood, karena ia tidak menjaga pemain itu tepat pada waktunya. John McGinn tentu saja berpikir begitu. Dia tentu saja bukan bek yang buruk, tetapi lebih banyak kualitas diharapkan darinya secara konsisten. Dengan degradasi mengancam Aston Villa, Mings harus meningkatkan performanya setelah kinerja di bawah standar melawan Manchester United.

Bruno Fernandes, transfer yang transformatif

Bruno Fernandes bergabung dengan Manchester United setelah proses transfer panjang pada Januari tahun ini. Dan dia telah sepenuhnya mengubah permainan United.

Sebagai kreator serangan yang luar biasa, Fernandes telah membentuk kemitraan lini tengah yang tangguh dengan Paul Pogba. Pogba bertindak sebagai playmaker yang mendalam, yang memungkinkan Fernandes untuk beroperasi lebih tinggi di lapangan.

Hasilnya sangat fenomenal. Melawan Villa, Fernandes mencetak gol penalti dan memberikan assist untuk gol Pogba. Ia telah mencetak tujuh gol dan memberikan enam assist hanya dalam 10 penampilannya di Liga Inggris.

Banyak yang membandingkan dampak Fernandes pada Manchester United dengan Eric Cantona ketika ia tiba. Meski itu tidak sebanding, pemain berusia 25 tahun itu telah menjadi daya tarik bagi Setan Merah.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.